cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...
cache/resized/d62aab24d5771b45119d776c93896d07.jpg
New York(MedanPunya) Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, dipenuhi gelak tawa ketika ...

JakartaMedanPunya) Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Andi Arief secara tidak langsung 'mencap' PKS sebagai 'Partai Khianat Selalu' lewat akun Twitter resminya. 'Cap' tersebut disematkan Andi lantaran PKS menceraikan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar, setelah sebelumnya sempat mendukung. PKS merespons Andi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera tak memusingkan komentar Andi. Yang pasti, kata Mardani, setiap partai bebas memutuskan apapun, termasuk PKS yang memilih mencabut dukungan dari Deddy karena punya analisa dan pertimbangan sendiri.

"Monggo saja mau komentar apapun. Tapi dalam perjalanan sejarah, PKS sudah membuktikan komitmennya," ujar Mardani.

"Demokrat tentu memahami prinsip bahwa tiap partai bebas membuat keputusan," tegas Mardani.

Mardani menegaskan PKS tak akan berubah sikap setelah dicap Andi sedemikian rupa. Secara pribadi, Mardani tak terlalu memikirkan tweet Andi.

Malah, wakil ketua Komisi II itu mendoakan yang terbaik untuk Demokrat dan Deddy Mizwar.

"Kami doakan Demokrat dan Kang Demiz, khususnya, dapat selalu mengabdi pada bangsa dan negara melalui jalur manapun," tutur dia.

Cuitan Andi soal 'Partai Khianat Selalu' itu diunggahnya pada 27 Desember 2017 sekitar pukul 18.06 WIB. Tak lama dari cuitan tersebut, pada 28 Desember 2017 pukul 13.34 WIB dan 13.42 WIB, Andi mengungkit sikap PKS yang meninggalkan Deddy di tengah jalan.

"PKS cari alasan mencampakkan Demiz ada kontrak politik dg demokrat. Orang bodoh juga tahu ada kontrak politik. Cari alasan kurang cwrdas," ujar Andi.

"Mesti bukan partai Islam, Partai Demokrat kedepankan akhlak, tidak akan lakukan serangan balasan mencabud dukungan zulkieflimansyah di NTB," imbuh dia.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1740 kali