cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...
cache/resized/f95acf087ea3c8aaa4510ffa1381d291.jpg
Pyongyang(MedanPunya) Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un dikabarkan meminta uang kepada ...
cache/resized/a169e5794c5351a617f5fa2480cc01f3.jpg
Beijing(MedanPunya) Citra satelit terbaru menunjukkan aktivitas China yang tengah membuat kapal ...

Jakarta(MedanPunya) Hasil investigasi cepat Polda Jateng menyebutkan penyebab mati listrik massal di sebagian Pulau Jawa akibat pepohonan yang terlalu tinggi di area Sutet di Gunungpati Semarang. Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai dugaan tersebut tidak masuk akal.

"Penjelasan seperti pohon sengon (penyebab blackout) itu nggak masuk akal, tidak memberikan suatu penjelasan yang memadai. Harusnya yang bilang pohon sengon ahli dong. Jangan kriminalisasi pohon sengon lah," ujar Fadli, Rabu (7/8).

Ia menyebut Menteri BUMN Rini Soemarno harus bertanggung jawab atas peristiwa ini. Dia mengatakan Rini seharusnya segera merespons, meski kini tengah menunaikan ibadah haji.

"Menteri BUMN juga harus bertanggung jawab dong, ini kan dibawahnya Menteri BUMN. Jangan diam-diam saja. Kalau misalnya sedang melakukan ibadah haji, saya kira kita tahu ini belum puncaknya. Justru masih banyak waktu di sana, itu susah ngabisin waktunya, memang beribadah, tapi banyak waktu kok. Masalah ini krusial," ujarnya.

Tak hanya itu, Fadli juga mengkritik jajaran direksi PLN yang meminta tambahan waktu untuk melakukan investigasi. Menurutnya, PLN seharusnya mampu bertindak cepat dan mendesak agar PLN menyelesaikan investigasi paling lambat dua minggu.

"Ya menurut saya memang harus ada investigasi. Tapi investigasi ada limitnya. Mestinya di zaman sekarang bisa kita lihat dengan kecanggihan teknologi segala macam, bisa diketahui dong masalahnya itu apa," katanya.

"Jadi harus ada investigasi, tapi harus ada limit harus ada waktunya. Kapan? Masak yang gini aja perlu setahun, ya seminggu, dua minggu lebih dari cukup," tegas Fadli.

Diberitakan, jajaran Polda Jateng melakukan investigasi cepat terkait blackout yang terjadi di sebagian Jawa. Kesimpulannya, kejadian itu bukan karena aksi teror atau sabotase, melainkan karena kerusakan jaringan Sutet di Gunungpati, Semarang, akibat pepohonan terlalu tinggi.

Minggu (4/8) pukul 12.30 WIB, PLN Ungaran menerima laporan bahwa Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Ungaran mengalami gangguan (trip) tidak kuat menahan daya beban. Penyebabnya ada di tower transmisi 434-435 di Desa Malon, Gunung Pati, Semarang.

Setelah dilakukan penelusuran, penyebab kerusakan tower transmisi akibat adanya pohon yang melebihi batas Right of Way (ROW) setinggi 8,5 meter yang mengakibatkan loncatan listrik atau flash.

"Kerusakan tersebut diakibatkan oleh adanya pohon yang ketinggian melebihi batas ROW sehingga berakibat flash yang dapat disertai bunyi ledakan," jelas Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes (Pol) Agus Triatmaja.

Setidaknya ada 5 pohon yang diduga jadi penyebab terjadinya ledakan hingga menyebabkan listrik padam massal. Pohon tersebut berdiri sejajar yaitu pohon 1 pohon Randu Alas, 2 pohon Sengon Jawa, dan 2 pohon Mahoni.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 33 kali