cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...
cache/resized/6039b8c3883e38106b1a3814f7533f80.jpg
Jakarta(MedanPunya)  KPK mengamankan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dalam operasi tangkap tangan ...

Jakarta(MedanPunya) Waketum Gerindra Fadli Zon mengatakan hingga kini partainya belum menentukan sikap pasca-Pilpres 2019. Namun, andai Gerindra bergabung ke pemerintah, ia berjanji akan tetap vokal menyuarakan kepentingan rakyat.

"Kalau saya akan menyuarakan kepentingan rakyat, konstituen saya," ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/8).

Fadli mengatakan hal itu merupakan tugasnya sebagai anggota DPR. Fadli menyebut tugasnya mengawal suara rakyat telah diatur dalam undang-undang.

"Kalau saya bekerja, sebagai DPR, ya sesuai kepentingan rakyat. Suara konstituen. Itu perintahnya konstitusi," kata dia.

Namun Fadli kembali menegaskan Gerindra belum menentukan sikap politik pada 2019-2024. Ia menyebutkan Gerindra saat ini membuka diri terhadap segala kemungkinan.

"Saya kira sikap kami mengedepankan kepentingan nasional. Itu sikap kami. Bahwa nanti ada di dalam pemerintahan atau di luar pemerintahan, itu sudah ada mekanismenya, tergantung apakah kita berbuat di dalam atau lebih efektif di luar. Itu belum kami putuskan finalnya," tuturnya.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 134 kali