cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) Gubernur DKI Anies Baswedan punya pendapat berbeda dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal sampah salah satu penyebab banjir di Jakarta. Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief menyebut Anies seharusnya tak boleh melawan kepala negara.

"Apakah kepala daerah boleh melawan kepala negara? Seharusnya tidak. Pak Anies melawan kesimpulan Pak Jokowi soal sampah penyebab banjir," kata Andi Arief dalam cuitannya yang dibagikan kepada wartawan, Jumat (3/1).

Andi Arief lalu mengungkit masa lalu. Menurutnya, Jokowi juga pernah melawan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal bantuan langsung tunai (BLT).

"Dulu, Pak Jokowi wali kota sempat melawan Pak SBY soal penyaluran BLT," sebut Andi Arief.

Andi meminta pemerintah daerah dan pusat kompak dalam menangani banjir. Menurutnya, preseden buruk kepala daerah melawan kepala negara harus disudahi.

"Sebaiknya pemerintah kompak, kita akhiri semua hal buruk yang pernah ada," kata Andi Arief.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 153 kali