cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) DPR RI menggelar rapat paripurna pembukaan masa sidang II tahun 2019-2020. Dalam paripurna kali ini sebanyak 290 anggota DPR tidak hadir.

Rapat digelar di ruang paripurna DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/1). Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketu DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Selain itu, Wakil Ketua DPR yakni Azis Syamsuddin, Rachmat Gobel dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) juga hadir. Hanya Ketua DPR Puan Maharani yang tidak hadir.

"Berdasarkan catatan Sekretariat DPR, sebanyak 285 anggota DPR menandatangani daftar hadir. Dengan demikian forum telah tercapai," kata Dasco saat membuka rapat paripurna. Untuk diketahui anggota DPR periode ini berjumlah 575 orang.

DPR sebelumnya memasuki masa reses sejak 18 Desember 2019 hingga 12 Januari 2020. Sebelum reses, DPR juga sempat melakukan penutupan paripurna masa persidangan I, pada Selasa (17/12/2019). Rapat tersebut mengesahkan jumlah prolegnas RUU 2020-2024 sebanyak 248 RUU.

Kemudian ada empat RUU yang carry over, yaitu RUU tentang Bea Materai, RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan. Kemudian satu lagi yakni RUU tentang pertambangan mineral dan batubara.

"Tiga RUU masuk dalam daftar RUU kumulatif terbuka. RUU tentang Perkoperasian, RUU tentang Mahkamah Konstitusi (MK), RUU tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsisliasi," ujar anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Ibnu Multazam.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 139 kali