cache/resized/b08c12473eaedd350872fbba9d495169.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan ada cucu usaha dari PT Garuda Indonesia ...
cache/resized/03ae02c03a497507a5cc772e7d2ad074.jpg
Jakarta(MedanPunya) Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman mantan Menteri Sosial Idrus Marham. Ia ...
cache/resized/e7c744cd89e31cec761eab760e829fec.jpg
Medan(MedanPunya) Gubernur Edy Rahmayadi menegaskan keharusan Apatur Sipil Negara (ASN) Sumatera ...

Jakarta(MedanPunya) DPR RI menggelar rapat paripurna pembukaan masa sidang II tahun 2019-2020. Dalam paripurna kali ini sebanyak 290 anggota DPR tidak hadir.

Rapat digelar di ruang paripurna DPR, Gedung Nusantara II, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/1). Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketu DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Selain itu, Wakil Ketua DPR yakni Azis Syamsuddin, Rachmat Gobel dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) juga hadir. Hanya Ketua DPR Puan Maharani yang tidak hadir.

"Berdasarkan catatan Sekretariat DPR, sebanyak 285 anggota DPR menandatangani daftar hadir. Dengan demikian forum telah tercapai," kata Dasco saat membuka rapat paripurna. Untuk diketahui anggota DPR periode ini berjumlah 575 orang.

DPR sebelumnya memasuki masa reses sejak 18 Desember 2019 hingga 12 Januari 2020. Sebelum reses, DPR juga sempat melakukan penutupan paripurna masa persidangan I, pada Selasa (17/12/2019). Rapat tersebut mengesahkan jumlah prolegnas RUU 2020-2024 sebanyak 248 RUU.

Kemudian ada empat RUU yang carry over, yaitu RUU tentang Bea Materai, RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan. Kemudian satu lagi yakni RUU tentang pertambangan mineral dan batubara.

"Tiga RUU masuk dalam daftar RUU kumulatif terbuka. RUU tentang Perkoperasian, RUU tentang Mahkamah Konstitusi (MK), RUU tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsisliasi," ujar anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Ibnu Multazam.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 10 kali