cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

Jakarta(MedanPunya) Salah satu hasil rakernas I PDIP adalah meningkatkan ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) menjadi 5 persen. Politikus Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet menyebut usulan itu bagus, namun dia menyarankan angka lain.

"Jadi kalau 4 persen saya mengusulkan 6-7 persen ke depan, saya. Itu usulan yang sangat bagus menurut saya. Bahkan kalau saya akan mengusulkan kepada Golkar nanti perlu 7 persen untuk ambang batas Pemilu 2024 mendatang," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1).

Menurut Bamsoet, ambang batas parlemen sudah seharusnya meningkat dari waktu ke waktu. Ketua MPR itu mengatakan peningkatan ambang batas parlemen untuk mencegah terjadinya ledakan partai yang melenggang ke Senayan.

"Menurut saya memang sudah seharusnya dari waktu ke waktu ambang batas itu ditingkatkan agar tidak terjadinya lagi ledakan jumlah partai di parlemen ini," ujarnya.

Banyaknya partai di parlemen menurut Bamsoet tidak efektif untuk pengambilan keputusan. Karena itulah ia mendukung usulan peningkatan ambang batas parlemen.

"Kalau PT 0 persen maka akan puluhan partai yang ada di parlemen ini, maka tidak efektif mencapai suatu keputusan untuk kepentingan rakyat juga. Beda loh dengan pilpres ini ambang batas parlemen threshold ya," kata Bamsoet.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 149 kali