cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Jakarta(MedanPunya) Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS, Rafli, mengusulkan pemerintah mengekspor ganja. Jubir Presiden Fadjroel Rachman mengaku belum mengetahui maksud PKS.

"Saya belum mempelajari apa maksud dan tujuannya ataupun bagaimana kerangka," ujar Fadjroel di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (31/1).

Fadjroel memilih enggan berpolemik soal usul PKS. Sebab, ia belum mempelajarinya secara utuh.

"Saya tidak ingin, kami tidak ingin memberikan pendapat langsung sebelum mencoba mempelajarinya secara lebih," ucapnya.

Rafli mengusulkan pemerintah mengekspor ganja dalam rapat bersama Menteri Perdagangan Agus Suparmanto membahas perjanjian dagang ASEAN dengan Jepang. Ganja, menurutnya, bisa digunakan sebagai obat. Terlebih lagi, kata dia, ganja bisa tumbuh mudah di Aceh.

"Misalnya, ganja ini. Entah untuk kebutuhan farmasi atau apa saja, jangan kakulah, kita harus dinamis. Ganja ini tumbuhnya mudah di Aceh. Saya rasa ini ganja harus jadi komoditas ekspor bagus," kata Rafli, yang berasal dari Dapil Aceh I itu, Kamis (30/1).***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 121 kali