cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Bandung(MedanPunya) Kapolri Jenderal Idham Azis menyoroti pelaksanaan penerimaan calon anggota Polri. Idham menegaskan tak ada praktik suap dalam proses rekrutmen.

"Saya minta supaya dari eksternal internal bekerja sama-sama untuk betul-betul menunjukkan transparan. Dan yang paling penting satu, tidak ada rekrutmen bayar-bayar," kata Idham usai membuka Rakernis SDM Polri di Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Polri di Jalan Peti Kemas, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/3).

Idham mengatakan dalam setiap proses rekrutmen yang dilakukan Polri, pihaknya menginginkan agar para panitia mengedepankan prinsip 'Betah'.

"Dalam rangka rekrutmen, agar benar-benar prinsip betah dikedepankan. 'Betah' itu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis," ujar.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini berjanji mencopot panitia yang terbukti melakoni praktik suap dalam rekrutmen anggota Polri. "Kalau sampai ada yang saya dengar, saya akan copot anggota-anggota panitia tersebut. Itulah komitmen agar kita mendapatkan anggota Polri yang kualitasnya bagus, sehingga membangun sumber daya manusia yang unggul segera akan bisa tercipta," tutur Idham.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 98 kali