cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat berdoa agar virus corona Covid-19 segera hilang. Hal ini disampaikan Jokowi dalam acara Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang dilakukan secara virtual, Kamis (14/5).

"Mari memanjatkan doa memohon pertolongan Allah SWT agar rakyat, agar bangsa dan negara kita juga dunia segera terbebas dari pandemi ini. Agar kita semuanya diringankan, disingkirkan dari segala musibah," kata Jokowi.

Jokowi menyebut berbagai ikhtiar sudah dilakukan untuk menghadapi pandemi Covid-19. Namun, selain berikhtiar dengan berbagai usaha lahiriah, penting juga berikhitiar dengan usaha batiniah.

"Marilah kita bersama-sama tundukkan kepala, merendahkan hati, kita memohon kepada Tuhan maha pengasih dan maha penyayang diberikan kesabaran menerima musibah ini dengan lapang dada, diberi kekuatan agar kita semua bisa selamat dan melewati ujian yang diberikan Allah," kata dia.

Acara Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan secara virtual ini digelar pemerintah melalui Kementerian Agama dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selama ini, menurut Menag Fachril Razi, serangkaian upaya lahiriah seperti penanganan pada aspek kesehatan, sosial, ekonomi, dan keamanan telah ditempuh pemerintah untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Serangkaian doa masing-masing umat beragama maupun secara nasional pun telah dipanjatkan. Namun, Menag mengungkapkan, upaya dan doa tidak boleh dikendurkan.

"Mari kita bersama mengetuk pintu langit untuk kemanusiaan, khususnya agar Tuhan berkenan mencabut ujian dan cobaan Tuhan yang bernama Covid-19," kata Menag.

Hadir memberikan pencerahan keagamaan sekaligus memimpin Doa, enam tokoh agama. Mereka adalah, Tokoh Agama Khonghucu Xs. Budi Tanuwibowo, Tokoh Agama Buddha Sri Pannyavaro Mahathera, Tokoh Agama Hindu Ida Pedanda Nabe Gede Bang Buruan Manuaba, Tokoh Agama Katolik Ignatius Kardinal Suharyo, Tokoh Agama Kristen Pendeta Dr. Ronny Mandang M.Th, dan Tokoh Agama Islam Prof. Dr. KH. M. Quraish Shihab.

Kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari Doa Sedunia ini juga dihadiri oleh Wapres Ma'ruf Amin, Kepala BNPB Doni Monardo.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 56 kali