cache/resized/8d4edbde1ebff7088c248583bb3e1899.jpg
Jakarta(MedanPunya) Niat calon jemaah haji 2020 untuk melaksanakan rukun islam kelima itu tahun ini ...
cache/resized/e9a998cef8693c549e26f2f21d9701fd.jpg
Washington(MedanPunya) Para pemuka agama Kristen di Amerika Serikat mengungkapkan kemarahan mereka ...
cache/resized/1a5b814444b68f4e3bcd007b5f81a218.jpg
Jakarta(MedanPunya) Menteri Agama Fachrul Razi menyatakan pemerintah memutuskan tidak ...

Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta bawahannya melakukan sosialisasi yang lebih jelas mengenai aturan-aturan tentang ibadah selama masa pandemi virus corona baru (COVID-19). Jokowi meminta petugas lapangan menjelaskan bahwa pemerintah tak pernah melarang masyarakat beribadah.

"Dalam penerapan protokol kesehatan maupun aturan-aturan PSBB, saya minta betul-betul dijelaskan, diberikan pemahaman, disosialisasikan bahwa pemerintah tidak melarang untuk beribadah," kata Jokowi dalam siaran YouTube Setpres, Selasa (19/5).

Jokowi menyebut pemerintah selalu mendorong semua umat beragama di Tanah Air meningkatkan ibadahnya.

"Pemerintah melalui Kemenag mendorong agar setiap umat beragama meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadahnya masing-masing," ucap Jokowi.

Jokowi menegaskan pemerintah selama ini hanya mengimbau masyarakat agar beribadah di rumah. Menurut Jokowi, imbauan ini sudah sering disampaikan kepada masyarakat.

"Yang kita imbau, yang kita atur adalah peribadatan yang dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan anjuran ibadah di rumah yang bisa dilakukan bersama-sama," ucap Jokowi.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 49 kali