cache/resized/568a86d8d8e289493dd92041cc167676.jpg
Doha(MedanPunya) FIFA secara resmi meluncurkan logo Piala Dunia 2022. Logo Piala Dunia yang akan ...
cache/resized/e7d56ad1eb9b6dc4f18b672b05a683f0.jpg
Bangkok(MedanPunya) Kerajaan Thailand dilaporkan merilis foto selir Raja Maha Vajiralongkorn dalam ...
cache/resized/f695b99f0277758dfe81e7b4284ae74e.jpg
Naples(MedanPunya) Dries Mertens tak menahan diri ketika ditanya soal keputusan Maurizio Sarri ...

MedanPunya - Koalisi Nasional Tolak Rancangan Undang-undang Permusikan (KNTL RUUP) menyambut baik dicabutnya Rancangan Undang-undang (RUU) Permusikan oleh DPR. Namun, bersama musisi lain, mereka sepakat perjuangan belum selesai untuk memperbaiki tata kelola industri musik.

Dari siaran persnya, Rabu (19/6), pernyataan itu muncul setelah pertemuan yang digelar KNTL RUUP bersama Koalisi Seni dan Kami Musik Indonesia (KAMI) di Sekretariat Koalisi Seni pada Selasa (18/6).

"Ini momentum untuk melanjutkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk memperbaiki tata kelola industri musik dan meningkatkan kesejahteraan para pelakunya," ujar Glenn Fredly dari KAMI.

"Kita perlu merintis jalan baru dalam memperbaiki tata kelola industri musik," lanjutnya.

Sebelumnya, Koalisi Nasional Tolak RUU Permusikan (KNTL RUUP) telah mengumpulkan tanda tangan dalam petisi yang mengungkapkan ketidaksetujuan pada RUU tersebut. Petisi tersebut ditandatangani oleh 313.000 orang.

"Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyuarakan penolakan dan lebih dari 313.000 orang penanda tangan petisi," ungkap Kartika Jahja sebagai anggota KNTL RUUP.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 112 kali