cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

MedanPunya - Polisi menemukan obat-obat penghilang rasa sakit di rumah Prince, Paisley Park di Chanhassen, Minnesota.

Meskipun demikian tidak diungkap hubungan antara obat-obatan itu dengan kematian pelantun lagu "Purple Rain" tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Prince ditemukan meninggal di elevator rumahnya di Chanhassen, pada 21 April 2016 lalu.

Kepolisian sudah meminta Drug Enforcement Administration (DEA) atau badan antinarkoba untuk membantu menemukan asal obat-obatan ituj

Beberapa media melaporkan, beberapa pekan sebelum meninggal, Prince pernah dilarikan ke rumah sakit karena overdosis.

Menurut Michael Padden, dua saudara tiri Prince yang pernah menjadi kliennya pernah memberi tahu dia bahwa penyanyi itu pernah menggunakan obat-obatan terlarang, termasuk kokain, untuk meningkatkan penampilan panggungnya.***kps/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1312 kali