cache/resized/89223fafb7193a09af541cb2610486b2.jpg
Jakarta(MedanPunya) Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2020 ...
cache/resized/9e51edb2fb71b473d38ba9a7a712fc12.jpg
Washington(MedanPunya) Pemerintah Amerika Serikat tengah menyelidiki intensif apakah virus Corona ...
cache/resized/9a84fa7c035130d22fadbbf8666b577e.jpg
Medan(MedanPunya) Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Martuani Sormin meminta semua pihak mematuhi ...

MedanPunya - Novelis Truman Capote dikenal dengan buku fenomenal 'In Cold Blood' yang diterbitkan pada 1965 silam. Tiga puluh dua tahun setelah kematiannya, Balai Lelang Beverly Hills melelang abu jenazah sang sastrawan. Aneh!

Harga abunya akan dilelang mulai dari Rp 52 juta sampai Rp 78 juta. Abu tersebut merupakan koleksi dari Joanne Carson.

CEO Balai Lelang, Darren Julien mengatakan abu Truman Capote disimpan di sebuah kotak kayu memorial dari Jepang yang diukir. Abu disimpan oleh Joanne Carson yang merupakan salah satu dari kerabat terdekat Capote.

"Dia sering mengatakan abu membawa kenyamanan terbesar di dalam hidup Truman Capote. Kotak juga ditandai dengan tanggal kremasi pada 28 Agustus 1984," katanya.

Dalam sebuah wawancara kepada Vanity Fair, ia menepis kekhawatiran bahwa melelang sisa dari makhluk hidup akan menyajikan masalah hukum. "Saya mencontohkan Balai Lelang Christie menjual alat kelamin Napoleon tahun lalu. Kami juga pernah menjual batu ginjal William Shatner dengan harga Rp 986 juta. Jika yang akan kami jual bukan Truman Capote, tentunya kami akan meninggalkan jejak bersejarah abu tersebut," ungkap dia.

Truman Capote meninggal dunia pada 25 Agustus 1984. Joanne Carson dan Capote bersahabat sejak dia mengedit bab memoar yang pernah ditulis Carson. Joanne Carson meninggal dunia pada 8 Mei 2015 dan pihak ahli waris tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan abu Truman Capote.***dtc/mpc/bs

  • 0 komentar
  • Baca 1420 kali