cache/resized/4b58a38fdcca9a594c83be1e8a19081b.jpg
Riyadh(MedanPunya) Sebuah laporan merebak bahwa penasihat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran ...
cache/resized/e76a786f47a2f13b6459e30c03d9ce01.jpg
Jakarta(MedanPunya) Institute for Criminal and Justice Reform ( ICJR) mempertanyakan pemenuhan ...
cache/resized/82b6617f94ea680115c3ba247773a2d5.jpg
New York(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan kritikan kepada ...

MedanPunya - Manufaktur Jepang “ Kyocera” bekerja sama dengan operator selular NTT Docomo meluncurkan ponsel unik bernama KY-O1L. Produk ini diklaim sebagai ponsel tertipis di dunia, dengan ukuran yang lebih kurang sebanding dengah kartu kredit.

Ketebalan KY-O1L hanya 5,4mm sehingga bisa dengan mudah diselipkan di saku atau card holder. Bobotnya pun cuma 47 gram sehingga tak bakal membuat kantung celana terasa berat. Berkat bodinya yang ramping itu, KY-O1L diistilahkan sebagai “ponsel kartu”.

Namun, tentu ada konsekuensi dari ponsel yang tipis tersebut. KY-O1L belum masuk dalam kategori smartphone, melainkan feature phone. Layarnya sangat kecil, yakni cuma berdiagonal 2,8 inci.

Tampilannya pun seperti perangkat baca Kindle, yakni berupa e-paper hitam putih. Baterainya dianggap cukup dengan kapasitas 380mAh.

Klaim sebagai "ponsel tertipis" masih bisa diperdebatkan karena beberapa smartphone sebenarnya memiliki ketebalan yang lebih kecil dari KY-O1L. Misalnya, Oppo R5 (4,85mm) keluaran 2014 dan Vivo X5 Max (4,7mm). Walau masih feature phone, KY-O1L sudah dilengkapi koneksi 4G LTE.

Anda bisa berselancar maya melalui peramban atau berkirim email melalui aplikasi disediakan, namun antarmukanya terbatas karena belum berwarna. KY-O1L pun tidak ditujukan sebagai ponsel utama, melainkan "perangkat pendamping" (companion device) smartphone yang ukurannya belakangan makin bongsor.

Mungkin untuk dipakai ketika pemiliknya karena suatu alasan tidak bisa membawa atau mengeluarkan ponsel utama. Meski begitu, masih bisa dipertanyakan pula apakah pengguna smartphone benar-benar membutuhkan perangkat pendamping macam ini atau tidak, atau lebih cocok dengan companion device lain seperti arloji pintar.

Kyoecera KY-O1L resmi tersedia di pasaran Jepang pada November mendatang. Harganya lumayan mahal, yakni 32.000 yen atau setara Rp 4,3 jutaan, sebanding dengan ponsel Android papan tengah.***kps/mpc/bs