Kamis, 26 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Akui Penurunan Target Kemiskinan 7,5% Sulit Dicapai

Jumat, 23 Februari 2024
kanal Ekonomi
14
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengakui target penurunan kemiskinan sebesar 6,5-7,5% dalam RPJMN 2020-2024 kemungkinan tidak bisa dicapai. Hingga tahun 2023 saja, tingkat kemiskinan masih berkisar di 9,36%.

Berdasarkan pengalaman beberapa tahun sebelumnya, penurunan kemiskinan per tahunnya maksimal cuma 0,3%. Melihat hal tersebut, Muhajdir mengaku pesimis target kemiskinan minimal 7,5% bisa dicapai di 2024 ini.

“Kemiskinan kita di 2023 kan masih 9,36%. Padahal targetnya kan kisaran 6,5-7,5%. Jadi masih butuh 1,85% untuk bisa mencapai target RPJMN. Dan itu saya tidak terlalu optimis bisa capai itu,” beber Muhadjir dalam pernyataannya yang dikutip dari siaran virtual Sekretariat Wakil Presiden, Jumat (23/2).

“Target itu kemungkinan besar tak akan tercapai,” tegasnya.

Hal itu juga berlaku pada target penurunan kemiskinan ekstrim. Kemiskinan ekstrim dalam RPJMN ditarget mencapai 0% pada tahun 2024. Muhadjir sendiri mengatakan paling optimal kemiskinan ekstrim mendekati 0%, kisarannya berada di bawah 0,5%.

Setidaknya penurunan kemiskinan ekstrem sudah sangat mendekati target yang ditetapkan. Saat ini tingkat kemiskinan ekstrim di Indonesia tercatat 1,12%, penurunan tahunan bisa terjadi mencapai 0,9% tahun lalu. Maka dari itu, dia optimis tingkat kemiskinan ekstrim bisa turun mendekati 0%.

“Beda dengan target kemiskinan ekstrim, itu sekarang posisinya sudah 1,12% ada penurunan sampai 0,90% pada tahun 2022-2023, sehingga tahun 2024 ini untuk kemiskinan ekstrim kita harapkan bisa turun walaupun tidak nol benar, 0 persis, saya kira tidak mungkin. Paling tidak di bawah 0,5%,” pungkas Muhadjir.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: angka kemiskinankemiskinanPemerintah
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Houthi Gencarkan Serangan di Laut Merah, Pakai Senjata Kapal Selam

Berita Berikutnya

Raja Yordania: Jika Israel Lanjutkan Perang saat Ramadhan, Konflik Akan Meluas

Related Posts

Ekonomi

Tekstil hingga Sawit, Produk RI Dapat Tarif 0 Persen dari AS

Jumat, 20 Februari 2026
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,11 Persen

Kamis, 5 Februari 2026
Ekonomi

Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru, Picu Kekhawatiran Krisis Global

Senin, 26 Januari 2026
Ekonomi

Izin Usaha Toba Pulp Dicabut-Saham Digembok Bursa, Invertor Gigit Jari

Rabu, 21 Januari 2026
Ekonomi

Beras Bakal Dibikin Satu Harga seperti BBM!

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Sepanjang 2025

Rabu, 7 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026

Pecatan Personel Ditresnarkoba Polda Sumut Jual 1 Kg Sabu Dituntut 17 Tahun Bui

Rabu, 25 Februari 2026

Pernyataan FKUB dan Majelis Ulama soal SE Penjualan Daging Nonhalal di Medan

Rabu, 25 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana