Sabtu, 16 Mei 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Anak Bunuh ibu di Medan Akibat “Game Online”, Ini Kata Psikolog

Selasa, 30 Desember 2025
kanal Metro
24
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Baru-baru ini terjadi kasus di mana seorang anak (12) melukai ibunya menggunakan pisau dan berujung meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara pada Rabu (10/12/2025) lalu. Sang anak bangun dan mengambil pisau dari dapur, lalu melukai ibunya yang sedang tertidur.

Dalam konferensi pers, Senin (29/12), Kapolrestabes Medan Kombes Calvin Simanjuntak menyampaikan salah satu motif tindakan tersebut adalah sakit hati karena sang ibu menghapus game online.

Selain itu, sang anak juga disebut sering kali memainkan game online yang menggunakan pisau dan menonton serial anime yang menampilkan pisau.

Psikolog Ibunda.id, Danti Wulan Manunggal, mengatakan bahwa game online (terutama yang mengandung kekerasan) memiliki pengaruh terhadap perilaku kekerasan yang dilakukan anak.

“Ya, namun tidak secara otomatis atau linier,” kata Danti, Selasa (30/12).

“Penelitian psikologi menunjukkan bahwa paparan konten kekerasan yang intens dapat memengaruhi kognisi dan emosi, tetapi efeknya berbeda-beda pada setiap anak,” sambungnya.

Danti juga menjelaskan beberapa pengaruh yang diakibatkan oleh game online terhadap perilaku anak, mencakup:

1. Desensitisasi (penurunan kepekaan)

Danti menyebut, paparan kekerasan berulang dalam game (seperti menggunakan pisau) dapat membuat anak merasa bahwa kekerasan adalah hal yang biasa, wajar, atau bahkan solusi yang efektif.

Kondisi tersebut membuat rasa empati terhadap rasa sakit orang lain bisa terkikis secara perlahan.

2. Priming (aktivasi pikiran agresif)

Adegan kekerasan dalam game “menyiapkan” otak untuk merespons situasi stres dengan cara yang agresif.

Ketika anak merasa terancam atau marah (misalnya saat game-nya dihapus), memori atau skema perilaku kekerasan dari game tersebut lebih mudah muncul di kepalanya.

3. Identifikasi Karakter

Berbeda dengan menonton film, dalam game anak adalah “pelaku” atau memiliki peran sebagai tokoh utama.

Ia yang mengendalikan senjata dan mendapatkan hadiah (poin/menang) atas tindakan tersebut. Hal ini memperkuat internalisasi perilaku agresif.

Lebih lanjut, Danti menjelaskan, game (dalam kasus yang terjadi di Medan) berperan sebagai pemicu (trigger) dan penyedia model perilaku.

“Namun ada faktor kerentanan lain (seperti kematangan emosi, adiksi, dan kemungkinan masalah kesehatan mental yang tidak terdeteksi) yang membuat tragedi ini terjadi,” ujar Danti.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: pembunuhanPolrestabes Medanpsikolog
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Trump Murka Rumah Putin Diguga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang Tepat

Berita Berikutnya

RI Stop Impor Beras Tahun Depan

Related Posts

Metro

Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks

Rabu, 15 April 2026
Metro

Kajari Karo-Kasi Pidsus Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kejati Sumut: Itu Sanksi

Selasa, 14 April 2026
Metro

Pemprov Sumut Siapkan Teknis WFH Tiap Jumat Bagi ASN

Kamis, 2 April 2026
Metro

Disnaker Sebut Ada 44 Aduan Perusahaan di Sumut Tidak Berikan THR ke Pekerja

Selasa, 31 Maret 2026
Metro

Kondisi Sekolah Rakyat di Medan, Drainase dan Lampu Belum Layak jadi Sorotan

Selasa, 31 Maret 2026
Metro

Dinkes Sumut Temukan 162 Balita Stunting di Medan

Senin, 30 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026

Utusan Trump Berupaya agar Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Kamis, 23 April 2026

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana