Medan(MedanPunya) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk angkat bicara mengenai ledakan di sebuah rumah mewah Kompleks Grand Polonia, Kota Medan.
Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan menyampaikan, pihaknya menurunkan tim teknis untuk menyelidiki dugaan kebocoran pipa gas bawah tanah sebagai penyebab ledakan.
“Prioritas utama PGN saat ini adalah mengamankan lokasi dengan menurunkan tim teknis dan tanggap darurat, untuk menutup penyaluran gas dan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jaringan pipa gas untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar area kejadian,” kata Agus, Selasa (21/7).
Hasil penyelidikan awal yang dilakukan oleh Polrestabes Medan, ledakan di rumah mewah itu diduga dipicu bocornya pipa gas bawah tanah.
Sejauh ini, pihak berwajib masih menginvestigasi penyebab pasti terjadinya ledakan hebat yang mengakibatkan rumah berlantai 3 itu roboh.
Investigasi juga dilakukan dengan memeriksa rekaman sejumlah kamera CCTV yang mengarah langsung ke sumber ledakan.
Terkait insiden ini, PGN juga menyampaikan keprihatinannya kepada para korban.
Agus menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan di lapangan.
Hasil pemeriksaan mereka, tidak ada kandungan gas di sekitar lokasi.
“Berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan oleh tim PGN yang disaksikan pihak eksternal berwenang di lokasi kejadian, termasuk di area lantai 1 maupun lantai 2 rumah terkait, menunjukkan angka 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi) di area kejadian,” ucap Agus.
Meskipun demikian, penyebab pasti dari insiden ini tetap akan menunggu hasil investigasi resmi dari aparat berwenang.
“Tanpa mendahului proses investigasi APH bahwa hasil pengecekan yang dilakukan PGN adalah demikian,” kata dia.
PGN terus berkoordinasi dengan aparat dan pihak berwenang setempat guna memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik.***kps/mpc/bs









