Meski Berdamai, Kasus Janda 5 Anak di Nisel Tetap Disidang

Nisel(MedanPunya) Kasus dugaan penganiayaan yang membuat janda lima anak di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Erlina Zebua ditahan, berakhir damai. Meski telah damai, kasus itu tetap akan bergulir di pengadilan.

“Persidangan tetap jalan,” kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Nias Selatan, Hironimus Tafonao, Rabu (24/5).

Hironimus mengatakan setelah perdamaian itu, Erlina Zebua sudah tidak lagi ditahan. Erlina kini sudah kembali pulang ke rumahnya untuk mengurus kelima orang anaknya.

“Saat ini, Erlina Zebua tidak lagi ditahan setelah penahanannya ditangguhkan. Erlina telah pulang ke rumahnya dan berkumpul bersama dengan kelima anaknya,” ujarnya.

Ia mengaku berkas perkara itu telah dilimpahkan oleh Kejari Nisel ke Pengadilan Negeri Gunung Sitoli, pada 10 Mei lalu. Sidang perdana kasus penganiayaan itu rencananya akan digelar pada Kamis (25/5) esok.

“Persidangan pada perkara ini di Pengadilan Negeri Gunung Sitoli akan dilaksanakan pada Kamis, 25 Mei 2023 guna memeriksa dan memutus perkara tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Erlina Zebua kepada tetangganya itu berakhir damai. Korban yang juga merupakan pelapor di kasus ini sudah memaafkan Erlina.

“Korban dan pelaku telah sepakat permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan, korban telah memaafkan perbuatan pelaku dan tidak menuntut lagi atas peristiwa yang telah terjadi di Desa Hilisaloo Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Yos A Tarigan, Selasa (23/5).

Yos menyebut proses perdamaian ini dibantu oleh Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak dan Kajati Sumut, Idianto. Dengan adanya perdamaian ini, korban tidak akan mempersoalkan jika Erlina dihukum ringan.

“Korban dan pelaku masih memiliki hubungan kekeluargaan. Korban dan pelaku tidak akan keberatan dan tidak menuntut pihak manapun. Kemudian korban tidak akan keberatan jika pelaku dihukum seringan-ringannya,” sebutnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version