Kamis, 5 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Daerah

Wakt DPRD Kritik Pernyataan Wabup soal Deli Serdang Kabupaten Nahdliyin

Selasa, 27 Mei 2025
kanal Daerah
12
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Lubuk Pakam(MedanPunya) Satu video memperlihatkan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo, menyebut Deli Serdang sebagai Kabupaten Nahdliyin saat demo kader Al-washliyah beredar di media sosial. Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Kuzu Serasi Wilson Tarigan mengkritik pernyataan Lom Lom itu karena dinilai membuat kegaduhan.

“Nggak eloklah seperti itu, Deli Serdang inikan Bhinneka, janganlah buat statemen-statemen yang menimbulkan kegaduhan, pemimpin itu kan nggak boleh seperti ini,” kata Kuzu Serasi Wilson Tarigan, Selasa (27/5).

Pernyataan Lom Lom itu sebagai representatif Pemkab Deli Serdang dan dinilai dapat menimbulkan konflik horizontal. Terlebih jika ada masyarakat atau agama yang terprovokasi akibat pernyataan itu.

“Nanti kalau semua sudah ribut, semua nanti merasa tersinggung, bagaimana jadinya Deli Serdang ini, bisalah (menimbulkan konflik horizontal) kalau ada yang terprovokasi masyarakat ini kan repot atau agama tertentu merasa tersinggung dia bagaimana,” ucapnya.

Oleh karena itu, Kuzu mendesak Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataan Lom Lom. Sebab menurutnya Bupati dan Wakil Bupati merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan.

“Saya minta secepatnya Pemkab Deli Serdang melalui Bupati melakukan klarifikasi, meminta maaf dengan pernyataan itu, Bupati dan Wakil Bupati kan satu kesatuan utuh, dia kan mengatasnamakan Pemkab Deli Serdang,” tutupnya.

Sebelumnya, satu video memperlihatkan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo, menyebut Kabupaten Deli Serdang sebagai Kabupaten Nahdliyin beredar di media sosial. Lom Lom menyebut hal itu saat menghadapi massa dari Al-Washliyah yang sedang berunjukrasa.

Demo Al-Washliyah itu berkaitan dengan persoalan bangunan Pemkab Deli Serdang yang berdiri di tanah Al-Washliyah. Demo digelar di depan Kantor Bupati Deli Serdang pada Senin (26/5).

“Ini adalah Kabupaten Nahdliyin, saudara saudara, kalau saudara adalah Al-Washliyah, silahkan baca ini Kabupaten Nahdliyin,” ujar Lom Lom dalam video.

Lom Lom kemudian menyebut massa demo bukan kader Al-Washliyah bila melakukan keributan saat menyampaikan aspirasi.

Terkait pernyataannya itu, Lom Lom memberikan penjelasan. Dia mengatakan pernyataan itu dia sampaikan karena kader Al-Wasliyah melakukan demo dengan tidak tertib.

“Itu kan anak-anak Al-Wasliyah berbicara tentang Al-Wasliyah, datangnya tidak beradab, berutal. Makanya kita bilang di sini banyak melahirkan Nahdliyin,” ujar Lom Lom saat dihubungi.

“Makanya saudara kalau berbicara Al-Wasliyah, saudara harus beradab,” sambungnya.

Lom Lom mengaku mengutarakan hal itu karena peserta demo melakukan pelemparan hingga merusak pagar. Dia mengaku bukan menyampaikan hal itu untuk membandingkan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dengan Al-Wasliyah.

“Tidak (membandingkan NU dan Al-Wasliyah). Di sini kabupaten yang bermoral,” ujarnya.

Pernyataan berbeda disampaikan Ketua Ikatan Sarjana Al-Washliyah Sumut Abdul Thaib Siahaan . Sebelumnya, Abdul Thaib yang ikut dalam demonstrasi itu menyebut Lomlom yang melakukan provokasi.

“Iya tadi ada pagar roboh karena tadi kan sempat terpancing oleh wakil bupati, wakil bupati kalau dalam penilaian kami memang memancing emosi masyarakat, ada juga ASN di situ ikut memancing, sehingga hampir terjadi kericuhan, sebenarnya damai-damai saja awalnya kan,” kata Abdul Thaib Siahaan, Senin (26/5).

Massa saat demo juga melakukan pelemparan botol minuman plastik ke arah Lomlom dan ASN. Abdul menilai hal itu efek dari provokasi.

“Hanya botol minuman plastik saja, itu kan karena efek dari provokasi, massa terprovokasi terjadi lemparan, nggak tahu apakah Wakil Bupati nya kena karena dia kan di tengah ASN-ASN itu,” ucapnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Deli SerdangLom Lom SuwondoNahdliyin
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Badan Penghubung Pemprov Sumut Sewa Alphard Rp 825 Juta-Parkir Rp 600 Juta

Berita Berikutnya

Panglima TNI Mutasi 117 Pati, Wakasau hingga Danpaspampres Diganti

Related Posts

Daerah

Kasipenkum Imbau Tahanan yang Kabur usai Sidang di PN Lubuk Pakam Serahkan Diri

Selasa, 3 Februari 2026
Daerah

Maling Bermodal Gunting Gasak 8 Chromebook di SD Sergai, Barang Bukti Dibuang ke Semak REl KA

Selasa, 3 Februari 2026
Daerah

Kereta Api Sribilah Utama Tabrak Truk Pengangkut Sawit di Asahan

Selasa, 27 Januari 2026
Daerah

Pecandu Narkoba Curi Motor-Emas Rp 400 Juta di Sidimpuan Divonis 5 Tahun Bui

Selasa, 27 Januari 2026
Daerah

Bukan Harimau Sumatera, Hewan yang Mati Tertabrak di Girsang Tenyata Macan Akar

Senin, 26 Januari 2026
Daerah

KeretaTabrak Avanza di Tebing Tinggi, Korban Meninggal Jadi 9 Orang

Kamis, 22 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Dari Cadangan Real Madrid ke Mesin Gol Lyon, Endrick Tunjukkan Kebangkitan

Kamis, 5 Februari 2026

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Capai 5,11 Persen

Kamis, 5 Februari 2026

Orok Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah Sungai, Polisi Selidiki

Selasa, 3 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana