Jumat, 30 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

AS Nilai Militer Myanmar Lakukan Kudeta, Berniat Hentikan Bantuan

Rabu, 3 Februari 2021
kanal Dunia
25
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Washington(MedanPunya) AS menyatakan, mereka menilai militer Myanmar sudah melakukan kudeta, dan berniat menghentikan bantuan ke negara itu.

Juru bicara kementerian luar negeri Ned Price menuturkan, Tatmadaw (nama untuk militer Myanmar) terang-terangan menggulingkan pemerintahan yang sah.

“Kami menyimpulkan aksi pasukan Burma pada 1 Februari termasuk dalam kudeta,” kata Price merujuk pada nama lama Myanmar.

Price menyatakan, Washington akan berkoordinasi dengan seluruh sekutunya agar proses demokrasi “Negeri Seribu Pagoda” dihormati.

Berdasarkan aturan di AS, Gedung Putih dilarang untuk memberikan bantuan ke pemerintah yang melakukan kudeta.

Namun, efeknya diyakini hanya simbolis. Mengingat secara virtual, bantuan disalurkan ke berbagai saluran non-pemerintah.

Saat ditanya berapa jumlah uang yang sudah dikucurkan Washington ke Naypyidaw, Price hanya menjawab “jumlahnya kecil”.

Tatmadaw sendiri sudah berada dalam sanksi AS buntut operasi yang mereka lakukan atas etnis Rohingya pada 2017.

Price melanjutkan, kementeriannya berkomitmen untuk tetap melanjutkan bantuan ke Rohingya. Namun di sisi lain, bantuan bagi pemerintah bakal ditinjau.

Sementara Presiden Joe Biden dalam pernyataannya Senin (1/2) menegaskan, dia mengancam bakal menjatuhkan sanksi.

Kemenlu AS disebut sudah menggelontorkan dana sekitar 1,5 miliar dollar (Rp 21 triliun).

Bantuan yang dikucurkan sejak 2012 itu dipakai guna mendukung demokrasi, perdamaian, dan mengurangi kekerasan di masyarakat.

Sumber lain di Kemenlu mengungkapkan, mereka tidak punya kontak di Myanmar, sejak kudeta militer terjadi Senin. Sebagai gantinya, mereka berkoordinasi dengan India dan Jepang, yang mempunyai sumber informasi lebih baik mengenai Tatmadaw.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: ASkudetaMyanmarTatmadaw
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Kasus Jagal Kucing di Medan, Pemilik Piaraan Mengaku Diteror

Berita Berikutnya

Demokrat Tuding Moeldoko Lakukan Upaya Terstruktur dan Sistematis, Ini Penjelasannya

Related Posts

Dunia

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026
Dunia

Bela Trump Mati-matian, Sekjen NATO: Eropa Jangan Mimpi Selamat Tanpa AS

Selasa, 27 Januari 2026
Dunia

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026
Dunia

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026
Dunia

Benua Biru Genting, 27 Pemimpin Dunia Eropa Dilaporkan Rapat Persiapan PD III

Rabu, 21 Januari 2026
Dunia

Bukan Cuma Greenland, Trump Kini Incar “Keamanan” di Kanada

Senin, 19 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Antonio Conte Salahkan Jadwal Usai Napoli Tersingkir dari Liga Champions

Kamis, 29 Januari 2026

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026

Kereta Api Sribilah Utama Tabrak Truk Pengangkut Sawit di Asahan

Selasa, 27 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana