Kamis, 8 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

AS Risaukan Puluhan Pesawat Militer China Masuki Wilayah Taiwan

Senin, 4 Oktober 2021
kanal Dunia
14
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Washington(MedanPunya) AS menyatakan kerisauan yang mendalam setelah puluhan pesawat militer China terbang ke zona pertahanan udara Taiwan dalam tiga hari terakhir.

Kementerian Luar Negeri AS menyebut aksi yang dilakukan China mengganggu stabilitas.

Selan itu, kementerian tersebut juga menegaskan kembali komitmennya yang kokoh terhadap Taiwan.

“AS sangat risau dengan aktivitas militer provokatif China di dekat Taiwan. Ini berisiko salah perhitungan serta merusak perdamaian dan stabilitas regional,” kata Kementerian Luar Negeri AS.

“Kami mendesak Beijing untuk menghentikan tekanan dan paksaan militer, diplomatik, dan ekonominya terhadap Taiwan,” sambung kementerian tersebut.

Sejak Jumat (1/10) hingga Minggu (3/10), Taiwan melaporkan setidaknya ada lima pelanggaran yang dilakukan oleh China.

China selalu menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya. Namun, Taipei menolak anggapan tersebut dan menyatakan negaranya adalah negara yang merdeka dan berdaulat.

Selama lebih dari setahun terakhir, Taiwan kerap mengeluhkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan China di dekat wilayahnya.

Pada Minggu, Kementerian Pertahanan Taiwan melaporkan ada 16 pesawat militer China yang terbang di zona pertahanan udaranya, tepatnya di dekat Kepulauan Pratas.

Pada Sabtu (2/10), total 39 pesawat militer China terbang ke daerah yang sama yang terbagi dalam dua gelombang yakni pada siang dan malam hari.

Itu adalah serbuan terbesar yang dilakukan Beijing sejauh ini.

Pada Jumat, 38 pesawat militer China terbang ke zona pertahanan udara Taiwan dalam dua gelombang.

Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang mengatakan kepada wartawan pada Sabtu bahwa China secara ceroboh terlibat dalam agresi militer dan merusak perdamaian regional.

Di sisi lain, Pemerintah China sejauh ini tidak memberikan komentar publik terkait aksi-aksi terbarunya tersebut.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: ASChinapesawat militerTaiwan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Pelajar Nias Utara Menantang Maut Lewati Jembatan Rusak, Pemkab Turun Tangan

Berita Berikutnya

Dokumen CIA Ungkap Rencana Pembunuhan Sukarno

Related Posts

Dunia

China Ungkap Taktik AS Serang Venezuela, Ada Satu Titik Lamah

Rabu, 7 Januari 2026
Dunia

Korut Luncurkan Rudal Hipersonik, Siap untuk Perang!

Senin, 5 Januari 2026
Dunia

Murka Besar Venezuela Diserang AS, China: Kamu Bukan Polisi Dunia

Senin, 5 Januari 2026
Dunia

Trump Murka Rumah Putin Diguga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang Tepat

Selasa, 30 Desember 2025
Dunia

Musuh Israel Bertambah, Al Shabaab Siap Perang Usai Netanyahu Akui Somaliland

Senin, 29 Desember 2025
Dunia

Gedung Putih “Labeli” Seluruh Presiden AS, Biden Disebut Presiden Terburuk

Kamis, 18 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Truk Pengangkut Kaca Pecah Ban-Terguling di Jalan Kapten Sumarsono, 1 Orang Luka

Rabu, 7 Januari 2026

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Bertambah Menjadi 372 Orang, Hilang 42

Rabu, 7 Januari 2026

Viral Pemuda Bersajam Sandera Lansia di Labusel

Rabu, 7 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana