Jumat, 24 Juli 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

ISIS Mengklaim Pembunuhan Jurnalis Perempuan Afghanistan

Jumat, 11 Desember 2020
kanal Dunia
27
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Kabul(MedanPunya) Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas kematian seorang jurnalis televisi perempuan di Afghanistan. Jurnalis tersebut juga dikenal sebagai aktivis hak perempuan.

Malala Maiwand yang merupakan presenter untuk radio dan televisi Enikas di Provinsi Nangarhar, tewas ditembak bersama sopirnya dalam serangan bersenjata di Jalalabad. Kendaraan yang ditumpanginya diberondong tembakan oleh dua pria bersenjata.

Juru bicara Gubernur Nangarhar, Attaullah Khogyani, menyebut Maiwand sedang dalam perjalanan ke kantornya saat serangan terjadi pada Kamis (10/12) waktu pagi setempat. Dua pelaku serangan telah ditangkap polisi dan mereka telah mengakui kejahatannya.

Kelompok Intelijen SITE, yang melacak pesan online militer, menyatakan bahwa ISIS merilis pernyataan yang mengklaim bertanggung jawab dalam sebuah ‘komunike’ yang diposting di internet. Dalam pernyataannya, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas penembakan Maiwand hingga tewas.

Dilaporkan juga bahwa ISIS menyebut Maiwand sebagai jurnalis ‘pro-rezim’.

Provinsi Nangarhar merupakan lokasi kemunculan pertama dari kelompok afiliasi ISIS di Afghanistan sekitar 5 tahun lalu dan saat ini diyakini menjadi markas ISIS.

Diketahui bahwa ISIS mengklaim sebagian besar serangan terhadap warga sipil di Afghanistan beberapa waktu terakhir. Taliban, yang juga beroperasi di kawasan itu, sedang menggelar perundingan damai dengan perwakilan pemerintah Afghanistan, yang berlangsung di Qatar.

Selain bekerja sebagai presenter televisi dan radio, Maiwand yang berusia 25 tahun ini juga seorang aktivis yang mengadvokasi hak-hak perempuan dan anak-anak di Afghanistan.

Maiwand bukan orang pertama dalam keluarganya yang menjadi target serangan. Lima tahun lalu, ibundanya yang juga seorang aktivis, tewas dibunuh sekelompok pria bersenjata.

“Dengan pembunuhan Malala, lapangan kerja untuk jurnalis perempuan semakin kecil dan jurnalis mungkin tidak berani melanjutkan pekerjaan mereka seperti yang mereka lakukan sebelumnya,” sebut kelompok advokasi media Afghanistan, Nai, dalam pernyataannya.

Sepanjang tahun ini, sedikitnya 10 jurnalis dan pekerja media tewas dibunuh di Afghanistan. Bulan lalu, seorang jurnalis Radio Azadi, Elyas Dayee, tewas dalam ledakan bom di Provinsi Helmand dan seorang mantan presenter TOLOnews, Yama Siawash, tewas dalam ledakan serupa di Kabul.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: ISISjurnalisMalala Maiwand
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Digitalisasi SPBU Rampung, Kenderaan yang ‘Minum’ BBM Subsidi Tercatat

Berita Berikutnya

Saga Transfer Messi Usik Ruang Ganti Barcelona

Related Posts

Dunia

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026
Dunia

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Senin, 20 Juli 2026
Dunia

Iran Ejek Trump yang Mau Ikut Pungut Tarif di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Mahal

Selasa, 14 Juli 2026
Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
Dunia

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Senin, 20 April 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana