Kim Jong Un Pamerkan Drone-Rudal Korut yang Dilarang ke Menhan Rusia

Pyongyang(MedanPunya) Rudal balistik antarbenua (ICBM) yang berukuran raksasa dan deretan drone militer yang belum pernah terlihat sebelumnya dipamerkan oleh pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Sergei Shoigu yang sedang berkunjung ke Pyongyang.

Sejumlah foto yang dirilis oleh kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA) menunjukkan momen ketika Kim Jong Un memimpin Shoigu dan delegasi Rusia dalam tur ‘Pameran Senjata dan Peralatan 2023’ yang digelar di ibu kota Korut.

Foto-foto yang dirilis media pemerintah Korut menunjukkan Kim Jong Un memamerkan rudal-rudal balistik dalam peluncur multi-axle transporter kepada Shoigu. Salah satu foto menunjukkan keduanya melewati deretan rudal balistik Korut, termasuk sebuah rudal ICBM Hwasong-17 dan Hwasong-18 yang berukuran raksasa.

Rudal balistik buatan Korut dilarang di bawah resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang diadopsi dengan dukungan Rusia dan China.

Terdapat juga foto yang menunjukkan apa yang disebut oleh para pengamat sebagai kendaraan udara tanpa awak (UAV) atau drone jenis baru.

Shoigu yang memimpin delegasi Rusia berada di Pyongyang sebagai tamu asing pertama Kim Jong Un sejak pandemi virus Corona (COVID-19) merajalela. Hadir pula delegasi China yang dipimpin anggota politbiro Li Hongzhong.

Kedua delegasi asing itu menghadiri peringatan 70 tahun ‘Hari Kemenangan’ yang menandai berakhirnya Perang Korea dengan penandatanganan gencatan senjata tahun 1953 silam.

Rusia merupakan sekutu bersejarah dan menjadi salah satu dari segelintir negara yang menjalin hubungan bersahabat dengan Korut. Kim Jong Un dan Shoigu dalam pertemuannya membahas ‘persoalan yang menjadi perhatian bersama dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional dan di lingkungan keamanan regional dan internasional’.

Kim Jong Un sendiri secara teguh mendukung invasi Rusia ke Ukraina, termasuk, menurut Amerika Serikat (AS), dengan memasok roket dan rudal ke Moskow. Tuduhan itu telah dibantah keras oleh Pyongyang.

Selama kunjungan tersebut, Kim Jong Un memberi tahu Shoigu ‘soal senjata dan peralatan yang dibuat dan diproduksi’ di bawah rencana pertahanan nasional Korut dan ‘berulang kali menyatakan keyakinan bahwa tentara dan rakyat Rusia akan mencapai kesuksesan besar’.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version