Senin, 3 Agustus 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Komentari Demo George Floyd, Rusia Tantang AS Hormati Hak Warganya

Jumat, 5 Juni 2020
kanal Dunia
53
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Moskow(MedanPunya) Otoritas Rusia ikut mengomentari unjuk rasa memprotes kematian George Floyd yang sedang marak di berbagai wilayah Amerika Serikat (AS). Rusia mendorong otoritas AS untuk menghormati hak-hak warganya untuk menggelar unjuk rasa damai.

“Dalam upaya mereka untuk menghentikan penjarahan dan tindakan ilegal lainnya, otoritas tidak seharusnya melanggar hak-hak rakyat Amerika untuk melakukan protes secara damai,” sebut juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Diketahui bahwa Rusia sejak lama mengecam kritikan AS terhadap riwayat penegakan hak asasi manusia (HAM) di Rusia. Kali ini, Rusia berupaya membalikkan keadaan dengan balik mengkritik AS soal cara penanganan unjuk rasa.

“Kami berharap bahwa sebelum menunjukkan semangat mereka dalam membela hak-hak kaum tertindas dan para pembangkang di negara lain, otoritas Amerika akan mulai secara tegas mengamati standar demokrasi dan menghormati kebebasan warga di negara mereka sendiri. Ini sudah ditunggu sejak lama,” cetusnya.

Diketahui bahwa polisi AS menembakkan gas air mata, peluru karet dan granat kejut ke arah demonstran yang menggelar aksi secara damai di berbagai wilayah, termasuk di luar Gedung Putih di Washington DC, pekan ini.

Dalam pidatonya, Presiden AS Donald Trump juga menyatakan akan memerintahkan pengerahan militer untuk menghadapi para demonstran yang menggelar aksi protes selama sepekan terakhir. Para demonstran memprotes rasialisme sistematis dan kebrutalan polisi setelah Floyd (46) tewas di tangan polisi di Minneapolis pada 25 Mei lalu.

Leher dan punggung Floyd ditekan lutut polisi AS selama hampir 9 menit setelah dia ditangkap atas tuduhan memakai uang palsu di sebuah toko setempat. Perlakuan kasar polisi itu membuat Floyd tidak bisa bernapas dan akhirnya meninggal dunia.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Nasib Jutaan Pekerja Sektor Penerbangan di Ujung Tanduk

Berita Berikutnya

Viral Sepasang ASN di Asahan Ditemukan Pingsan Tanpa Busana dalam Mobil

Related Posts

Dunia

Trump Kesal Netanyahu Ngoceh soal Gunung Pickaxe Iran

Rabu, 29 Juli 2026
Dunia

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026
Dunia

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Senin, 20 Juli 2026
Dunia

Iran Ejek Trump yang Mau Ikut Pungut Tarif di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Mahal

Selasa, 14 Juli 2026
Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

BI Ungkap Modal Asing Masuk Rp 195 Triliun setelah Suku Bunga Naik

Jumat, 31 Juli 2026

Wojciech Szczesny: La Liga Kompetisi Paling Penting bagi Barcelona

Jumat, 31 Juli 2026

Trump Kesal Netanyahu Ngoceh soal Gunung Pickaxe Iran

Rabu, 29 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana