Senin, 27 Juli 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Komentari Konflik Rusia-Ukraina, PBB Sebut Dunia Hadapi Krisis Perdamaian Terbesar

Rabu, 23 Februari 2022
kanal Dunia
35
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

New York(MedanPunya) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut bahwa dunia sedang menghadapi krisis perdamaian dan keamanan global terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Selasa (22/2) mengomentari konflik Rusia dan Ukraina yang semakin tegang.

Guterres mengatakan kepada wartawan bahwa pengakuan Rusia terhadap kemerdekaan dua wilayah pemberontak di Ukraina timur merupakan pelanggaran integritas teritorial.

Oleh karena itu, dia juga menuding Moskwa melakukan penyimpangan terhadap konsep pemeliharaan perdamaian, sebagaimana dilansir Associated Press.

Awalnya, Guterres mengungkapkan rasa bangganya dengan pencapaian pasukan penjaga perdamaian PBB.

Tetapi, sambung Guterres, ketika pasukan dari satu negara memasuki wilayah negara lain tanpa persetujuan PBB seperti yang telah dilakukan pasukan Rusia, negara tersebut bukanlah penjaga perdamaian.

“Mereka bukanlah (pasukan) penjaga perdamaian yang tidak memihak. Mereka sama sekali bukan (pasukan) penjaga perdamaian,” tutur Guterres.

Guterres menuturkan bahwa tindakan sepihak Rusia juga bertentangan dengan Piagam PBB.

Dia melanjutkan, aksi Rusia tersebut juga merupakan pukulan mematikan bagi Perjanjian Minsk yang bertujuan memulihkan perdamaian di Ukraina timur.

Guterres lantas menyerukan untuk gencatan senjata, de-eskalasi, dan menyetop aksi maupun pernyataan yang akan membuat situasi semakin gawat.

Dia mendesak masyarakat internasional untuk bersatu untuk menyelamatkan rakyat Ukraina dan sekitarnya dari bencana perang tanpa pertumpahan darah lebih lanjut.

Guterres juga menegaskan kembali bahwa pihaknya selalu tersedia dalam mencari solusi damai.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: krisis perdamaianPBBRusiaUkraina
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Polda Sumut Temukan 2 Hektare Ladang Ganja di Pegunungan Tor Mangompang

Berita Berikutnya

Messi Mulai Akrab dengan Mbappe di PSG

Related Posts

Dunia

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026
Dunia

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Senin, 20 Juli 2026
Dunia

Iran Ejek Trump yang Mau Ikut Pungut Tarif di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Mahal

Selasa, 14 Juli 2026
Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
Dunia

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Senin, 20 April 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana