Minggu, 11 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Mantan Penasehat Ungkap Alasan Putin Tak Hadiri KTT G20: Ada Upaya Pembunuhan

Jumat, 11 November 2022
kanal Dunia
11
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Moskow(MedanPunya) Presiden Rusia Vladimir Putin disebut tidak menghadiri KTT G20 di Bali pada 15-16 November mendatang karena khawatir tentang upaya pembunuhan.

Hal tersebut disampaikan mantan penasihat Putin, Sergey Markov.

“Alasan mengapa Putin tidak pergi ke G20 adalah serius. Ada kemungkinan besar upaya pembunuhan terhadap Putin dari dinas khusus AS, Inggris, dan Ukraina,” ujar Markov.

Dia menambahkan, alasan lain ketidakhadiran Putin di KTT G20 di Bali adalah karena kemungkinan situasi yang memalukan.

“Misalnya, beberapa aktivis sosial difabel menjatuhkan Putin – seolah-olah tidak sengaja – kemudian semua media dunia merilis foto dengan tulisan ‘Presiden Rusia merangkak’,” tutur Markov.

“Saya yakin situasi seperti ini sedang direncanakan oleh beberapa orang Barat yang benar-benar gila,” lanjut Markov.

Markov juga menyampaikan bahwa penarikan pasukan Rusia baru-baru ini dari Kherson adalah alasan lain mengapa Putin khawatir datang ke KTT G20 di Bali.

“Setelah kekalahan di Kherson, status Rusia sebagai negara besar dipertanyakan. Mereka akan menekan, dan menuntut penyerahan yang halus,” tutur Markov.

Diberitakan, Putin dipastikan tidak hadir secara langsung di KTT G20 Indonesia.

Delegasi Rusia dalam KTT G20 di Bali pada 15-16 November mendatang akan dipimpin Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

“Dapat saya pastikan bahwa (Menteri Luar Negeri) Sergei Lavrov akan memimpin delegasi Rusia ke G20. Program Presiden Putin masih dalam proses, ia dapat berpartisipasi secara virtual,” kata Yulia Tomskaya, kepala protokol Kedutaan Besar Rusia di Indonesia.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: KTT G20pembunuhanVladimir Putin
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Bobby Nasution Buka Akses Jalan Aman Medan Helvetia yang Puluhan Tahun Tertutup Bangunan Liar

Berita Berikutnya

Dukun Akan Bantu Penyembuhan Cedera Sadio Mane

Related Posts

Dunia

Hanya 1,6 KM dari Tragedi George Floyd, Penembakan Ibu oleh Agen ICE Kembali Guncang AS

Jumat, 9 Januari 2026
Dunia

China Ungkap Taktik AS Serang Venezuela, Ada Satu Titik Lamah

Rabu, 7 Januari 2026
Dunia

Korut Luncurkan Rudal Hipersonik, Siap untuk Perang!

Senin, 5 Januari 2026
Dunia

Murka Besar Venezuela Diserang AS, China: Kamu Bukan Polisi Dunia

Senin, 5 Januari 2026
Dunia

Trump Murka Rumah Putin Diguga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang Tepat

Selasa, 30 Desember 2025
Dunia

Musuh Israel Bertambah, Al Shabaab Siap Perang Usai Netanyahu Akui Somaliland

Senin, 29 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Polisi Curi Motor Polisi di Polres Deli Serdang

Jumat, 9 Januari 2026

Tukang Pangkas Curi Motor Tamu Hotel Usai Nginap Bareng Pacar

Jumat, 9 Januari 2026

Viral RSUD di Tebing Tinggi Disebut Tolak Pasien, Begini Kata Direktur

Jumat, 9 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana