Jumat, 1 Mei 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Netanyahu Keberatan dengan Pembentukan Negara Palestina Tanpa Jaminan Keamanan Israel

Jumat, 19 Januari 2024
kanal Dunia
10
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Tel Aviv(MedanPunya) Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (18/1) mengatakan kepada Amerika Serikat, bahwa ia merasa keberatan terhadap pembentukan negara Palestina yang tidak menjamin keamanan Israel.

Dalam sebuah konferensi pers, ia menambahkan, ketiadaan pembentukan negara Palestina juga tidak menghalangi kesepakatan normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab beberapa tahun lalu.

Netanyahu pun masih berniat mengundang lebih banyak negara untuk bergabung ke dalam kesepakatan tersebut.

Israel dan pendukung utamanya, Amerika Serikat, tampak sedang berselisih.

Netanyahu dan pemerintahan koalisi sayap kanannya menolak pembentukan negara Palestina, sementara AS tetap menjunjung solusi dua negara sebagai jalan keluar terbaik untuk menciptakan perdamaian di kawasan tersebut.

Dalam kunjungan keempatnya ke Timur Tengah pekan lalu sejak serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyodorkan draf kesepakatan kepada Israel.

Draf itu menyatakanm negara-negara tetangga Israel, yang mayoritas beragama Islam, akan membantu merehabilitasi Gaza setelah perang usai dan melanjutkan integrasi ekonomi dengan Israel, hanya selama Tel Aviv berkomitmen untuk mengizinkan pembentukan negara Palestina yang merdeka.

Perundingan yang dimediasi AS mengenai pembentukan negara Palestina di wilayah yang saat ini diduduki Israel gagal hampir satu dekade lalu.

Perkembangan terakhir dalam konflik Israel-Palestina yang sudah berlangsung selama puluhan tahun itu dimulai ketika militan Hamas menerobos masuk ke Israel selatan pada 7 Oktober.

Serbuan itu dilaporkan oleh Israel menyebabkan 1.200 orang tewas dan sekitar 250 lainnya disandera. Israel mengatakan, lebih dari 130 orang masih ditawan.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Benjamin NetanyahuIsraelPalestina
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Unggah Video Joget Gemoy Bareng Kahiyang di TikTok, Bobby: Itu Kampanye

Berita Berikutnya

Hasil Buruk Barcelona Bukan Cuma Tanggung Jawab Xavi

Related Posts

Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
Dunia

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Senin, 20 April 2026
Dunia

NATO Tak Mau Bantu AS Blokade Hormuz, Ogah Terseret Konflik

Selasa, 14 April 2026
Dunia

Netanyahu Akan Diadili Pekan Ini, Sempat Tertunda Imbas Perang Iran

Jumat, 10 April 2026
Dunia

Stategi “Lepas Tangan” Trump, Akhiri Perang Iran dan Biarkan Selat Hormuz Tutup

Selasa, 31 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026

Utusan Trump Berupaya agar Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Kamis, 23 April 2026

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana