Kamis, 2 April 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Petinggi Militer Brasil Ramai-ramai Mundur Usai Bolsonaro Rombak Kabinet

Rabu, 31 Maret 2021
kanal Dunia
30
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Brasilia(MedanPunya) Kepala militer angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara Brasil secara bersamaan mengundurkan diri saat Presiden Jair Bolsonaro tengah susah-payah mengatasi krisis kepemimpinannya.

Para jenderal itu dilaporkan mengundurkan diri sebagai protes mereka atas apa yang mereka lihat sebagai upaya Bolsonaro mengendalikan militer dengan cara yang tidak semestinya.

Pada hari Senin (29/3), Bolsonaro terpaksa merombak kabinet menyusul pengunduran diri menteri luar negeri dan menteri pertahanan.

Popularitas Bolsonaro merosot akibat tanggapannya yang buruk dalam penanganan COVID-19. Ia secara konsisten menentang kebijakan karantina dengan alasan bahwa dampaknya terhadap ekonomi akan lebih buruk daripada dampak dari virus Corona itu sendiri.

Bolsonaro juga mengatakan kepada rakyat untuk “berhenti merengek” tentang pandemi. Padahal sudah hampir 314.000 orang telah meninggal akibat COVID-19 di Brasil, dan negara itu telah mencatat lebih dari 12,5 juta kasus yang dikonfirmasi.

Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Brasil di mana kepala angkatan darat, angkatan laut dan angkatan udara mundur bersamaan karena perselisihan dengan presiden.

Ketiga orang itu – Jenderal Edson Leal Pujol, Laksamana Ilques Barbosa dan Marsekal Antonio Carlos Bermudez – mengundurkan diri pada hari Selasa, sehari setelah Menteri Luar Negeri Ernesto Arajo, yang selama ini setia pada Presiden, dipaksa berhenti menyusul kritik keras dari anggota parlemen.

Arajo dituduh menangani hubungan Brasil dengan China, India, dan Amerika Serikat, dengan sangat buruk. Menurut para anggota parlemen hal itu mengakibatkan Brasil menjadi gagal memperoleh jumlah vaksin COVID-19 yang mencukupi.

Menteri Pertahanan Fernando Azevedo e Silva kemudian menyusul mengundurkan diri.

Dia berselisih dengan Bolsonaro akibat pandangan yang berbeda soal kesetiaan angkatan bersenjata, yang menurutnya harus diarahkan untuk menegakkan konstitusi dan bukan malah mendukung presiden secara pribadi.

Setelah kehilangan kedua menterinya itu, Bolsonaro kemudian terpaksa merombak kabinetnya.

Koresponden BBC Amerika Latin, Will Grant, mengatakan Bolsonaro sekarang menghadapi krisis politik terbesarnya sejak menjabat pada Januari 2019.

Menurut Grant, tekanan terhadap pemimipin sayap kanan itu telah meningkat secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Hal itu juga memperburuk popularitasnya yang sudah merosot akibat penanganan pandemi.

Bolsonaro sebelumnya meragukan vaksin dan membela obat yang tidak terbukti sebagai pilihan pengobatan COVID-19. Namun, pekan lalu ia mengatakan bahwa akan menjadikan tahun 2021 sebagai tahun vaksinasi.

“Kita akan segera bisa melanjutkan kehidupan normal,” Bolsonaro.

Pemerintah Brasil mengalami kesulitan dengan peluncuran program vaksinasi di seluruh negeri yang membentang luas itu. Brasil sudah mulai menggunakan vaksin Oxford-AstraZeneca dari Inggris dan CoronaVac asal China.

Brasil pun telah menyetujui penggunaan vaksin Pfizer/BioNTech, memesan vaksin Johnson & Johnson yang hanya membutuhkan satu dosis, serta vaksin Sputnik V buatan Rusia.

Layanan kesehatan Brasil dilaporkan berada di ambang kehancuran akibat gelombang dua COVID-19 di negara itu yang mematikan.

Korban kematian COVID-19 harian Brasil melewati 3.000 untuk pertama kalinya pada awal bulan ini, sehingga menyebabkan banyak rumah sakit hampir kolaps dan meningkatkan kekhawatiran bahwa negara itu dapat menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat global.

Lonjakan kasus di Brasil dikaitkan dengan penyebaran varian baru Corona yang sangat menular.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: BrasilJair Bolsonaromengundurkan diri
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Kasasi Zuraida-Reza Pembunuh Hakim Jamaluddin Ditolak, Total 3 Dihukum Mati

Berita Berikutnya

Bobby Bakal Bongkar Semua Bangunan Menyalah di Bantaran Sungai Bedera

Related Posts

Dunia

Stategi “Lepas Tangan” Trump, Akhiri Perang Iran dan Biarkan Selat Hormuz Tutup

Selasa, 31 Maret 2026
Dunia

Trump Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran, Incar Pulau Kharg

Senin, 30 Maret 2026
Dunia

Setelah Iran, Kuba Jadi Target Trump Selanjutnya

Sabtu, 28 Maret 2026
Dunia

Iran Luncurkan Rudal Canggih Sejjil ke Israel

Senin, 16 Maret 2026
Dunia

Pesan Iran ke Trump: Kamilah yang Akan Menentukan Akhir Perang

Selasa, 10 Maret 2026
Dunia

Trump Beri Sinyal Perang Lawan Iran Akan Selesai

Selasa, 10 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kebakaran di Tempat Penitipan Mobil di Kisaran, Puluhan Kenderaan Diduga Ikut Ludes Terbakar

Kamis, 2 April 2026

Pemprov Sumut Siapkan Teknis WFH Tiap Jumat Bagi ASN

Kamis, 2 April 2026

Respons Gerindra soal Polemik Gaji DPRD Padangsidimpuan, Rusydi: Secara Aturan Dibenarkan

Kamis, 2 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana