Minggu, 1 Maret 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Tentara Ukraina Tiba di AS untuk Belajar Pakai Sistem Pertahanan Udara Patriot

Selasa, 17 Januari 2023
kanal Dunia
12
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Fort Sill(MedanPunya) Sekelompok tentara Ukraina tiba di Amerika Serikat (AS) pada Minggu (15/1) untuk mempelajari cara menggunakan sistem pertahanan udara Patriot.

Ukraina berharap Patriot dapat melindungu mereka dari serangan rudal Rusia seperti yang baru saja menewaskan 40 orang di Kota Dnipro.

Personel Ukraina tiba pada Minggu malam di Fort Sill, negara bagian Oklahoma, untuk pelatihan di Sekolah Artileri Pertahanan Udara Angkatan Darat AS, kata Kolonel Curtis King dari fasilitas itu dalam video yang diunggah ke Twitter.

AS sudah berjanji akan memberikan Patriot–yang menembakkan rudal untuk melumpuhkan rudal–ke Ukraina pada akhir 2022 untuk membantu melawan serangan udara tanpa henti Rusia.

Ukraina telah berulang kali meminta Patriot dari AS, seiring perang yang terus berlanjut hingga hampir setahun.

King tidak mengungkapkan berapa banyak personel Ukraina di Oklahoma, tetapi Pentagon awal bulan ini mengatakan bahwa 90-100 orang akan datang ke AS untuk mempelajari cara mengoperasikan dan merawat sistem Patriot. Kursus berlangsung selama beberapa bulan.

Pertahanan udara memainkan peran kunci dalam melindungi Ukraina dari serangan dan mencegah pasukan Rusia menguasai langit.

Dibuat oleh Raytheon, MIM-104 Patriot adalah sistem rudal darat-ke-udara yang awalnya dikembangkan untuk mencegat pesawat terbang tinggi.

Patriot dimodifikasi pada 1980-an untuk fokus pada ancaman baru rudal balistik taktis, dan digunakan dalam pertempuran melawan rudal Irak Scud buatan Rusia dalam Perang Teluk pertama.

Sistem Patriot terbukti efektif di Arab Saudi melawan rudal balistik rancangan Iran yang ditembakkan dari Yaman.

Raytheon mengeklaim, Patriot sudah mencegat lebih dari 150 rudal balistik dalam pertempuran sejak 2015.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: rudalrudal PatriotTentara Ukraina
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Jalan-jalan Sambil Bawa Sabu, Pria Ini Akhirnya Nginap di Sel

Berita Berikutnya

Klopp Fokus Benahi Performa Liverpool Ketimbang Cari Pemain Baru

Related Posts

Dunia

Pakistan Nyatakan Perang Lawan Taliban Afghanistan, Bombardir Kabul

Jumat, 27 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Ternyata Mau Akrab dengan AS, tetapi Tetap Tolak Korsel

Kamis, 26 Februari 2026
Dunia

Ada AS di Balik Tewasnya Bos Kartel Meksiko ‘El Mencho’

Senin, 23 Februari 2026
Dunia

Trump Sentil Obama yang Bicara soal Alien, Ingatkan Agar Tak Bocorkan Rahasia

Jumat, 20 Februari 2026
Dunia

AS Marah Ada yang Beli Jet Tempur Rusia Su-57, Ancam Jatuhkan Sanksi

Jumat, 6 Februari 2026
Dunia

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Motor Karyawati Toko di Medan Selayang Raib Digondol Maling

Jumat, 27 Februari 2026

Pemko Medan Siapkan 4.000 Kursi Mudik Gratis ke 12 Rute

Jumat, 27 Februari 2026

Diduga Jadi Korban Hipnotis, Seorang Wanita di Medan Kehilangan Barang Berharga

Jumat, 27 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana