Minggu, 25 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Trump Tak Kaitkan Kematian Navalny dengan Putin

Selasa, 20 Februari 2024
kanal Dunia
8
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Washington DC(MedanPunya) Mantan presiden AS Donald Trump memberikan pengakuan terlambat atas kematian pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny yang konon mendadak.

Namun, Trump memilih tak mengikuti arus kemarahan internasional terhadap musuh politik Navalny, presiden Rusia, Vladimir Putin.

“Kematian Alexei Navalny yang tiba-tiba membuat saya semakin sadar akan apa yang terjadi di negara kita,” tulis Trump di jejaring sosial Truth Social.

Calon kandidat Gedung Putih dari Partai Republik ini menambahkan bahwa para politisi, jaksa, dan hakim dari kelompok kiri radikal punya peran membawa AS menuju kehancuran.

Pernyataan Trump, yang mengubah masalah politik global menjadi hal penting bagi agendanya, muncul setelah Nikki Haley, satu-satunya lawannya yang tersisa dalam pemilihan pendahuluan capres Partai Republik mengkritiknya.

Trump disebut menghindari komentar substansial tentang kematian Navalny.

“Entah dia berpihak pada Putin dan berpikir bahwa tidak masalah jika Putin membunuh salah satu lawan politiknya, atau dia tidak menganggapnya sebagai masalah besar,” kata Haley.

Secara terpisah, beberapa menit sebelum unggahannya di Truth Social tentang Navalny, Haley muncul di Fox News.

“Sungguh menakjubkan bagi saya betapa lemahnya lutut Trump ketika berhadapan dengan Putin,” ujarnya.

“Dia belum mengatakan apa pun tentang kematian Navalny, dimana mungkin Putin membunuhnya,” tambah Haley.

Haley, yang menjabat sebagai duta besar AS untuk PBB selama masa kepresidenan Trump, bergabung dengan para politisi terkemuka Amerika lainnya, termasuk Joe Biden, dalam mengutuk Putin atas kematian Navalny.

Janda Navalny, Yulia Navalnaya, sebelumnya menuduh Putin membunuh suaminya.

Dia juga menuduh pihak berwenang Rusia menyembunyikan mayatnya dan menunggu jejak agen saraf Novichok menghilang dari tubuhnya.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Alexei NavalnyDonald TrumpRusia
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Peringatan Apple: Jangan Simpan iPhone yang Kemasukan Air di Beras!

Berita Berikutnya

Warga Korea Marah, Ramai-ramai Desak Sponsor Boikot Lee Kang-in

Related Posts

Dunia

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026
Dunia

Benua Biru Genting, 27 Pemimpin Dunia Eropa Dilaporkan Rapat Persiapan PD III

Rabu, 21 Januari 2026
Dunia

Bukan Cuma Greenland, Trump Kini Incar “Keamanan” di Kanada

Senin, 19 Januari 2026
Dunia

Rusia Kecam Kekuatan Asing yang Coba Intervensi Demo di Iran

Selasa, 13 Januari 2026
Dunia

Heboh, Trump Sebut Dirinya ‘Presiden Sementara Venezuela’

Senin, 12 Januari 2026
Dunia

China Makin Intensif Tangkap Pemimpin Gereja

Senin, 12 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Mbappe Diharapkan Tak Ikuti Jejak Luca Modric ke AC Milan

Jumat, 23 Januari 2026

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026

KeretaTabrak Avanza di Tebing Tinggi, Korban Meninggal Jadi 9 Orang

Kamis, 22 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana