Kamis, 29 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Trump Tiba-tiba Tuduh Obama Lakukan Pengkhianatan

Rabu, 23 Juli 2025
kanal Dunia
9
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Washington DC(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba menuduh mantan Presiden Barack Obama telah melakukan “pengkhianatan”. Trump dalam tuduhannya mengklaim Obama telah memimpin upaya untuk mengaitkan dirinya secara keliru dengan Rusia dan merusak kampanye pilpres tahun 2016 lalu.

Tuduhan itu, dilontarkan Trump tanpa memberikan bukti yang kuat. Juru bicara Obama, dalam tanggapannya, mengecam klaim yang dilontarkan Trump soal Presiden ke-44 AS tersebut.

“Tuduhan aneh ini sungguh konyol dan merupakan upaya pengalihan perhatian yang lemah,” kata juru bicara Obama dalam pernyataannya.

Meskipun Trump sering menyerang Obama secara langsung, namun Presiden AS dari Partai Republik itu, sejak kembali menjabat pada Januari lalu, belum pernah bertindak sejauh ini dengan menuding pendahulunya dari Partai Demokrat itu dengan tuduhan-tuduhan kriminal.

Tuduhan untuk Obama dilontarkan Trump saat berbicara di Ruang Oval Gedung Putih pada Selasa (22/7) waktu setempat. Pada momen itu, Trump menanggapi pernyataan Direktur Intelijen Nasional AS Tulsi Gabbard pada Jumat (18/7) lalu, di mana Gabbard mengancam akan merujuk para pejabat pemerintahan Obama ke Departemen Kehakiman untuk diadili atas penilaian intelijen soal campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Gabbard mendeklasifikasikan dokumen-dokumen terkait hal itu dan menyebut informasi yang dirilisnya menunjukkan adanya “konspirasi pengkhianatan” pada tahun 2016 oleh para pejabat tinggi pemerintahan Obama untuk melemahkan Trump.

Klaim semacam itu dikecam oleh Partai Demokrat sebagai klaim palsu dan bermotif politik.

“Itu ada di sana, dia bersalah. Ini pengkhianatan,” cetus Trump dalam komentarnya pada Selasa (22/7) yang merujuk pada Obama, meskipun dia tidak memberikan bukti atas klaimnya itu.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Barack ObamaDonald Trumppengkhianatan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Chelsea dan RB Leipzig Diskusikan Transfer Xavi Simons

Berita Berikutnya

Tarif Turun Jadi 19%, Trump Sebut RI Harus Impor Puluhan Miliar Dolar dari AS

Related Posts

Dunia

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026
Dunia

Bela Trump Mati-matian, Sekjen NATO: Eropa Jangan Mimpi Selamat Tanpa AS

Selasa, 27 Januari 2026
Dunia

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026
Dunia

NATO Ungkap Satu-satunya Cara Cegah Trump Caplok Greenland

Jumat, 23 Januari 2026
Dunia

Benua Biru Genting, 27 Pemimpin Dunia Eropa Dilaporkan Rapat Persiapan PD III

Rabu, 21 Januari 2026
Dunia

Bukan Cuma Greenland, Trump Kini Incar “Keamanan” di Kanada

Senin, 19 Januari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kim Jong Un Disebut Takut Bernasib seperti Maduro, Khawatir Digulingkan AS

Rabu, 28 Januari 2026

Kereta Api Sribilah Utama Tabrak Truk Pengangkut Sawit di Asahan

Selasa, 27 Januari 2026

Kejari Tahan Eks Pimpinan Bank BUMN di Medan Kasus Dugaan Korupsi Kredit

Selasa, 27 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana