Senin, 3 Agustus 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Trump Tiba-tiba Tuduh Obama Lakukan Pengkhianatan

Rabu, 23 Juli 2025
kanal Dunia
19
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Washington DC(MedanPunya) Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tiba-tiba menuduh mantan Presiden Barack Obama telah melakukan “pengkhianatan”. Trump dalam tuduhannya mengklaim Obama telah memimpin upaya untuk mengaitkan dirinya secara keliru dengan Rusia dan merusak kampanye pilpres tahun 2016 lalu.

Tuduhan itu, dilontarkan Trump tanpa memberikan bukti yang kuat. Juru bicara Obama, dalam tanggapannya, mengecam klaim yang dilontarkan Trump soal Presiden ke-44 AS tersebut.

“Tuduhan aneh ini sungguh konyol dan merupakan upaya pengalihan perhatian yang lemah,” kata juru bicara Obama dalam pernyataannya.

Meskipun Trump sering menyerang Obama secara langsung, namun Presiden AS dari Partai Republik itu, sejak kembali menjabat pada Januari lalu, belum pernah bertindak sejauh ini dengan menuding pendahulunya dari Partai Demokrat itu dengan tuduhan-tuduhan kriminal.

Tuduhan untuk Obama dilontarkan Trump saat berbicara di Ruang Oval Gedung Putih pada Selasa (22/7) waktu setempat. Pada momen itu, Trump menanggapi pernyataan Direktur Intelijen Nasional AS Tulsi Gabbard pada Jumat (18/7) lalu, di mana Gabbard mengancam akan merujuk para pejabat pemerintahan Obama ke Departemen Kehakiman untuk diadili atas penilaian intelijen soal campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

Gabbard mendeklasifikasikan dokumen-dokumen terkait hal itu dan menyebut informasi yang dirilisnya menunjukkan adanya “konspirasi pengkhianatan” pada tahun 2016 oleh para pejabat tinggi pemerintahan Obama untuk melemahkan Trump.

Klaim semacam itu dikecam oleh Partai Demokrat sebagai klaim palsu dan bermotif politik.

“Itu ada di sana, dia bersalah. Ini pengkhianatan,” cetus Trump dalam komentarnya pada Selasa (22/7) yang merujuk pada Obama, meskipun dia tidak memberikan bukti atas klaimnya itu.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Barack ObamaDonald Trumppengkhianatan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Chelsea dan RB Leipzig Diskusikan Transfer Xavi Simons

Berita Berikutnya

Tarif Turun Jadi 19%, Trump Sebut RI Harus Impor Puluhan Miliar Dolar dari AS

Related Posts

Dunia

Trump Kesal Netanyahu Ngoceh soal Gunung Pickaxe Iran

Rabu, 29 Juli 2026
Dunia

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026
Dunia

Israel Akan Kerahkan Buaya untuk Jaga Keamanan di Penjara

Senin, 20 Juli 2026
Dunia

Iran Ejek Trump yang Mau Ikut Pungut Tarif di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Mahal

Selasa, 14 Juli 2026
Dunia

Ilmuan AS Hilang dan Tewas Beruntun, Kongres Curiga Ada Operasi Asing

Kamis, 23 April 2026
Dunia

Iran Ancam ‘Pelajaran Lebih Keras’ Jika AS-Israel Menyerang Lagi

Rabu, 22 April 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

BI Ungkap Modal Asing Masuk Rp 195 Triliun setelah Suku Bunga Naik

Jumat, 31 Juli 2026

Wojciech Szczesny: La Liga Kompetisi Paling Penting bagi Barcelona

Jumat, 31 Juli 2026

Trump Kesal Netanyahu Ngoceh soal Gunung Pickaxe Iran

Rabu, 29 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana