Sabtu, 29 November 2025
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Dunia

Ukraina Klaim Punya Bukti Rusia Pakai Senjata Terlarang saat Perang

Selasa, 29 Maret 2022
kanal Dunia
18
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Kherson(MedanPunya) Ukraina mengeklaim memiliki bukti bahwa pasukan Rusia menggunakan senjata terlarang yaitu bom tandan di dua wilayah selatan negara itu, kata Jaksa Agung Iryna Venediktova, Senin (28/3).

Bom tandan bekerja dengan menyebarkan belasan bahan peledak kecil di suatu daerah.

Beberapa di antaranya mungkin tidak langsung meledak dan menjadi ranjau, sehingga menimbulkan ancaman bagi warga sipil sampai lama setelah perang berakhir.

Kelompok-kelompok seperti Amnesty International dan Human Rights Watch mengatakan, mereka telah mengumpulkan bukti penggunaan bom tandan di daerah-daerah warga sipil berada di Ukraina.

Perjanjian PBB pada 1997 melarang penggunaan ranjau anti-personel, tetapi baik Rusia maupun Amerika Serikat tidak menandatanganinya, sedangkan Ukraina melakukannya.

Kemudian, Venediktova saat ditanya oleh wartawan tentang penggunaan amunisi semacam itu oleh Rusia dalam pemboman di ibu kota Ukraina menjawab, dia tidak memiliki bukti nyata tetapi penyelidikan sedang dilakukan.

“Tapi … kami punya bukti penggunaan bom tandan di wilayah Odessa dan di wilayah Kherson,” katanya.

Pasukan Rusia saat ini tertahan tak bisa maju ke Odessa, kota pelabuhan utama Ukraina di Laut Hitam.

Kherson adalah satu-satunya kota besar yang direbut pasukan Rusia sejak invasi mereka dimulai, tetapi pasukan Ukraina terus berupaya merebut kembali kota di rute dari Crimea yang diduduki Rusia itu ke Odessa.

Venediktova menambahkan, para jurnalis juga sedang mengungkap kasus-kasus kemungkinan penggunaan bom tandan dan senjata terlarang lainnya.

“Tapi … saya hanya bisa menyebutkan contoh di mana saya memiliki bukti yang sangat konkret, misalnya … ketika saya memiliki fragmen (bom) atau sampel tanah dan analisis,” katanya, tanpa memberikan rincian tambahan.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Rusiasenjata terlarangUkraina
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Pria Bergamis Curi Kota Infak Masjid di Medan

Berita Berikutnya

Ayah Incar Bunuh Yasmeena Ali Gara-gara Keluar Islam Jadi Bintang Porno

Related Posts

Dunia

Trump Bilang Operasi Antinarkoba Venezuela Lewat Darat Segera Dimulai

Jumat, 28 November 2025
Dunia

Khamenei Belum Aman, Iran Ungkap AS-Israel Terus Memburunya

Senin, 24 November 2025
Dunia

Bersitegang, Jepang Ingatkan Warganya di China Berhati-hati!

Selasa, 18 November 2025
Dunia

21.602 Tentara Ukraina Desersi dalam Sebulan, Rekor saat Lawan Rusia

Senin, 10 November 2025
Dunia

Trump Bilang Warga Yahudi yang Pilih Zohran Mamdani ‘Orang Bodoh’

Rabu, 5 November 2025
Dunia

Keras! Kanselir Jerman Suruh Pengungsi Suriah Pulang Kampung

Selasa, 4 November 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

China Cuma Butuh 16 Hari Selamatkan Astronot Terdampar, NASA 9 Bulan

Sabtu, 29 November 2025

Legenda Barcelona Peringatkan Hansi Flick soal Rapuhnya Lini Belakang Tim

Sabtu, 29 November 2025

Cuaca Ekstrem, Disdikbud Medan Instruksikan Pembelajaran dari Rumah

Jumat, 28 November 2025
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana