Kamis, 10 September 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BBM hingga Tarif Angkutan Bikin Inflasi Oktober 5,71%

Selasa, 1 November 2022
kanal Ekonomi
16
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Oktober 5,71% secara tahunan atau year on year. Sejumlah komoditas seperti bahan bakar minyak hingga tarif angkutan berkontribusi menyumbang inflasi.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Setianto dalam konferensi pers BPS hari ini. .

“Dari pantauan kita berdasarkan hasil 90 kota. Ini tekanan inflasi secara YoY 5,71%. Inflasi Oktober 2022 -11% jika dibandingkan September 2022. Utamanya disebabkan oleh deflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau sedangkan kelompok transportasi masih mengalami inflasi,” ujar Setianto dalam konferensi pers hari ini, Selasa (1/11).

“Komoditas seperti bensin, tarif angkutan dalam kota, beras, solar, tarif kendaraan online, bahan bakar rumah tangga. Ini merupakan penyumbang tertinggi secara year on year,” imbuhnya.

Setianto menambahkan, inflasi didapat dari pemantauan di 90 kota. Sejumlah kota mengalami inflasi tinggi.

“Kalau dilihat sebaran inflasi kita bulan Oktober 2022 terlihat bahwa di Sumatera inflasi tertinggi terjadi di Padang inflasi 7,92%, di Pulau Jawa inflasi terjadi di Serang 7,54%. Kemudian di wilayah Bali, NTT tertinggi di Kupang 8,06%,” tuturnya.

“Kemudian wilayah Kalimantan terjadi inflasi tertinggi di Tanjung Selor 9,11%. Inflasi di Tanjung Selor ini tertinggi dibandingkan 90 kabupaten yang dipantau Oktober ini,” imbuhnya.

“Penyebabnya adalah inflasi di Tanjung Selor ini utamanya disebabkan angkutan udara dengan andil 2,08%. Bensin berikan andil 1,27%. Bahan bakar rumah tangga andil 0,87% dan cabe rawit 0,50%,” tuturnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: BPSinflasiSetianto
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

AS Ancam Opsi Militer untuk Cegah Iran Punya Senjata Nuklir

Berita Berikutnya

Mantan Terpidana Korupsi Ditunjuk Jadi Sekretaris Demokrat Medan

Related Posts

Ekonomi

Cadangan Devisa RI Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS pada Agustus 2026

Senin, 7 September 2026
Ekonomi

Bank Dunia: 64,2 Persen Penduduk Indonesia di Bawah Standar Kemiskinan, Malaysia 1 Persen

Rabu, 2 September 2026
Ekonomi

BI Ungkap Modal Asing Masuk Rp 195 Triliun setelah Suku Bunga Naik

Jumat, 31 Juli 2026
Ekonomi

Cadangan Devisa RI Kembali Naik, Kini Tembus 145,6 Miliar Dolar AS

Selasa, 7 Juli 2026
Ekonomi

Konflik Timur Tengah Semakin Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Selasa, 31 Maret 2026
Ekonomi

Dunia Terancam Krisis Energi, Kilang Terbesar ke-4 Dunia Berhenti Operasi

Rabu, 11 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Barcelona Fantastis!

Senin, 7 September 2026

RUU Perampasan Aset, Pakar Bicara Tak Rampas Harta Bukan Hasil Kejahatan

Senin, 7 September 2026

Cadangan Devisa RI Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS pada Agustus 2026

Senin, 7 September 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana