Selasa, 13 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BI Catat Uang Beredar Tembus Rp 8.739 Triliun

Jumat, 22 Maret 2024
kanal Ekonomi
15
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang yang beredar dalam arti luas (M2) pada Februari 2024 mencapai Rp 8.739 triliun. Pada bulan ini, peredaran uang tumbuh 5,3% secara year on year (yoy).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Erwin Haryono mengatakan pertumbuhan pada bulan ini relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya yang mencatat 5,4% secara yoy. Perkembangan ini didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 5,2% yoy dan uang kuasi sebesar 5,3% yoy.

“Relatif stabil dibangunkan pertumbuhan bulan sebelumnya. Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan yang beredar sempit dan uang kuasi,” katanya, Jumat (22/3).

Lebih lanjut, perkembangan uang beredar pada Februari 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit. Dia menjelaskan penyaluran kredit pada Februari 2024 tumbuh sebesar 11,0% (yoy) atau sebesar Rp 7.047 triliun.

Perkembangan kredit ini sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit pada debitur korporasi dan debitur perorangan. Faktor selanjutnya, adanya pertumbuhan aktiva luar negeri bersih sebesar 2,3% (yoy).

Sementara itu, tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) terkontraksi sebesar 1% (yoy), setelah tumbuh sebesar 1,9% (yoy) pada Januari 2024.

Adapun pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 8.193 triliun atau tumbuh 5,4% secara yoy. Angka ini lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya.

“Pertumbuhan DPK dipengaruhi pertumbuhan DPK korporasi sebesar 8,6% secara yoy dan perorangan sebesar 3,2% secara yoy,” lanjutnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Bank Indonesiauang beredar
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Owen soal Juara Premier League: Hati Pilih Liverpool, Kepala Bilang City

Berita Berikutnya

Polisi Gerebek Lapak Narkoba, Senpi-Sajam Diamankan

Related Posts

Ekonomi

Beras Bakal Dibikin Satu Harga seperti BBM!

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Sepanjang 2025

Rabu, 7 Januari 2026
Ekonomi

Pecah Rekor! Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Capai US$ 2,66 M

Senin, 5 Januari 2026
Ekonomi

RI Stop Impor Beras Tahun Depan

Selasa, 30 Desember 2025
Ekonomi

Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp 7.059 Triliun

Senin, 15 Desember 2025
Ekonomi

Nunggak Pajak Rp 33,9 M, 107 Rekening Diblokir DJP!

Jumat, 5 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Rusia Kecam Kekuatan Asing yang Coba Intervensi Demo di Iran

Selasa, 13 Januari 2026

Xabi Alonso Tinggalkan Real Madrid, Kena “Kutukan” Kylian Mbappe?

Selasa, 13 Januari 2026

Polisi Buru Pencuri Seret Bocah SD Usai Ketahuan Maling

Senin, 12 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana