Senin, 26 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru, Picu Kekhawatiran Krisis Global

Senin, 26 Januari 2026
kanal Ekonomi
3
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Harga emas dunia menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan melampaui level psikologis 5.000 dollar AS per ons pada perdagangan Senin (26/1).

Lonjakan harga emas ini terjadi lebih cepat dari perkiraan pelaku pasar dan mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian geopolitik serta risiko krisis utang global.

Harga emas di pasar spot tercatat naik 0,85 persen menjadi 5.024,95 dollar AS per ons pada pukul 23.41 GMT.

Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari menguat 0,91 persen ke level 5.024,60 dollar AS per ons. Dengan kurs sekitar Rp 16.779 per dollar AS, harga tersebut setara sekitar Rp 84,3 juta per ons.

Di pasar COMEX, kontrak emas Februari 2026 bahkan sempat menyentuh level 5.080,60 dollar AS per ons, atau menguat lebih dari 2 persen.

Sejak awal tahun ini, harga emas dunia telah naik sekitar 15–16 persen, melanjutkan reli kuat setelah melonjak sekitar 64–65 persen sepanjang 2025.

Kenaikan tajam harga emas mencerminkan derasnya arus dana investor ke aset lindung nilai di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.

Sejumlah isu global turut menjadi katalis, mulai dari konflik Ukraina–Rusia yang belum menunjukkan titik terang hingga ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan NATO terkait Greenland.

Selain itu, pasar juga mencermati ancaman tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Kanada apabila negara tersebut melanjutkan kerja sama dagang dengan China.

Faktor-faktor tersebut memperkuat sentimen risiko dan mendorong minat terhadap emas sebagai aset aman.

Senior Fellow Brookings Institution, Robin Brooks, menilai reli emas saat ini bukan sekadar reaksi jangka pendek terhadap geopolitik.

Ia menyebut lonjakan harga logam mulia sebagai bagian dari fenomena yang lebih besar, yakni debasement trade, atau strategi investasi yang mengantisipasi penurunan nilai mata uang akibat inflasi.

“Kenaikan harga logam mulia ini menakjubkan sekaligus sangat menakutkan,” tulis Brooks.

Menurut dia, pasar mulai mengantisipasi potensi krisis utang global, di mana pemerintah berisiko mencoba menggerus nilai utang melalui inflasi.

Brooks juga menyoroti pergerakan indeks dollar AS yang mulai melemah sejak awal tahun ini, setelah relatif stabil pada paruh kedua 2025. Pelemahan dollar tersebut dinilai memperkuat daya beli investor non-dollar dan semakin mendorong kenaikan harga emas.

“Dollar AS yang melemah akan mempercepat kenaikan harga emas dan memperkuat debasement trade,” ujarnya.

Dari sisi permintaan, emas tetap ditopang oleh pembelian kuat sebagai aset aman, pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat, serta aksi beli bank sentral.

China tercatat telah memperpanjang pembelian emas selama 14 bulan berturut-turut hingga Desember 2025.

Namun, Brooks menilai permintaan bank sentral saja belum cukup menjelaskan lonjakan harga emas yang terjadi secara masif pada awal tahun ini.

“Fakta bahwa lonjakan ini terjadi secara luas di seluruh logam mulia menunjukkan bank sentral bukan pendorong utama,” tulisnya.

Sejumlah lembaga dan analis turut merevisi proyeksi harga emas ke level yang lebih tinggi.

Goldman Sachs menaikkan target harga emas akhir tahun dari 4.900 dollar AS menjadi 5.400 dollar AS per ons, seiring meningkatnya partisipasi investor sektor swasta yang mencari diversifikasi portofolio dan perlindungan nilai aset di tengah ketidakpastian kebijakan global.

Direktur Metals Focus Philip Newman memperkirakan harga emas masih berpotensi melanjutkan kenaikan hingga mencapai puncak di kisaran 5.500 dollar AS per ons pada akhir tahun ini.

Sementara analis independen Ross Norman memproyeksikan harga emas bisa menembus 6.400 dollar AS per ons pada 2026, dengan rata-rata sekitar 5.375 dollar AS per ons.

Lonjakan harga tidak hanya terjadi pada emas. Harga perak spot naik 1,72 persen menjadi 104,72 dollar AS per ons, setelah menembus level 100 dollar AS per ons untuk pertama kalinya pada Jumat lalu.

Sepanjang tahun lalu, harga perak telah melonjak sekitar 147 persen, didorong oleh arus masuk investor ritel, pembelian berbasis momentum, serta kondisi pasar fisik yang ketat.

Harga platinum spot tercatat stabil di level 2.767 dollar AS per ons, sementara palladium naik tipis 0,17 persen menjadi 2.013,50 dollar AS per ons.

Di sisi lain, harga tembaga juga mencetak rekor tertinggi setelah menembus 13.000 dollar AS per ton di pasar London.***kps/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Harga emaslogam mulia
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Bukan Harimau Sumatera, Hewan yang Mati Tertabrak di Girsang Tenyata Macan Akar

Berita Berikutnya

Tundukkan Arsenal dan Man City, Carrick Dinilai Tetap Bukan Sosok yang Tepat untuk MU

Related Posts

Ekonomi

Izin Usaha Toba Pulp Dicabut-Saham Digembok Bursa, Invertor Gigit Jari

Rabu, 21 Januari 2026
Ekonomi

Beras Bakal Dibikin Satu Harga seperti BBM!

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Sepanjang 2025

Rabu, 7 Januari 2026
Ekonomi

Pecah Rekor! Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Capai US$ 2,66 M

Senin, 5 Januari 2026
Ekonomi

RI Stop Impor Beras Tahun Depan

Selasa, 30 Desember 2025
Ekonomi

Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp 7.059 Triliun

Senin, 15 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Iran Tidak Takut, Teheran Bantah Klaim Khamenei Sembunyi di Bunker

Senin, 26 Januari 2026

Tundukkan Arsenal dan Man City, Carrick Dinilai Tetap Bukan Sosok yang Tepat untuk MU

Senin, 26 Januari 2026

Harga Emas Dunia Tembus Rekor Baru, Picu Kekhawatiran Krisis Global

Senin, 26 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana