Sabtu, 17 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 693 T hingga Agustus, Naik 143%

Selasa, 22 September 2020
kanal Ekonomi
58
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Jakarta(MedanPunya) Ketidakpastian ekonomi yang disebabkan oleh pandemi virus Corona membuat pembiayaan utang Indonesia kembali meningkat. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah sudah menarik utang sebesar Rp 693,6 triliun hingga akhir Agustus 2020.

Anggaran pembiayaan utang atau tarik utang baru ini sudah mencapai 56,8% dari kebutuhan yang mencapai Rp 1.220,5 triliun dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2020.

“Pembiayaan utang mencapai Rp 693,6 triliun atau tumbuh 143,3%,” kata Sri Mulyani dalam video conference APBN KiTa, Selasa (22/9).

Dia menjelaskan, anggaran pembiayaan utang yang mencapai Rp 693,6 triliun ini berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) neto sebesar Rp 671,6 triliun dan pinjaman neto sebesar Rp 22,0 triliun.

“Jadi pembiayaan utang kita capai Rp 693,6 triliun dari yang diperkirakan capai Rp 1.220 triliun,” jelasnya.

“Ini kenaikan luar biasa untuk SBN yakni 143% dari tahun lalu. Beban APBN kita luar biasa berat dan ini terlihat dari sisi pembiayaan,” tambahnya.

Sedangkan untuk pembiayaan investasi, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini sudah mencapai 10,6%. Di mana untuk investasi kepada BUMN sebesar Rp 11,3 triliun, kepada BLU sebesar Rp 11 triliun, dan lembaga atau badan lainnya sebesar Rp 5 triliun.

Sementara untuk pemberian pinjaman sebesar Rp 1,7 triliun, kewajiban penjaminan sebesar Rp 0,4 triliun atau Rp 400 miliar, dan pembiayaan lainnya sebesar Rp 0,2 triliun.

“Total pembiayaan anggaran sampai akhir Agustus Rp 667,8 triliun atau naik 138% dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.***dtc/mpc/bs

Berikan Komentar:
Tags: Bank DuniaekonomiUtang
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Jokowi Tak Tunda Pilkada, Gubsu: Harus Siap, Intinya Patuhi Protokol Kesehatan

Berita Berikutnya

Eks Napi Korupsi di Timses Bobby, Arteria: Itu Bapaknya Orang Medan!

Related Posts

Ekonomi

Beras Bakal Dibikin Satu Harga seperti BBM!

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Sepanjang 2025

Rabu, 7 Januari 2026
Ekonomi

Pecah Rekor! Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Capai US$ 2,66 M

Senin, 5 Januari 2026
Ekonomi

RI Stop Impor Beras Tahun Depan

Selasa, 30 Desember 2025
Ekonomi

Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp 7.059 Triliun

Senin, 15 Desember 2025
Ekonomi

Nunggak Pajak Rp 33,9 M, 107 Rekening Diblokir DJP!

Jumat, 5 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kawanan Maling Bobol Rumah Ditinggal Pemilik, Sudah 10 Kali Beraksi

Kamis, 15 Januari 2026

Lapor Pak Bupati, Jalan Ismail Harun Deli Serdang Rusak Parah

Kamis, 15 Januari 2026

Pedagang Kuliner di Binjai Lega Harga Cabai Murah

Kamis, 15 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana