Jumat, 9 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Danau Siombak Tercemar Limbah, Pengelola Terpaksa Keluarkan Rp 400 Ribu Per Hari untuk Pembersihan

Jumat, 30 Oktober 2020
kanal Metro
40
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Danau Siombak saat ini menjadi ikon wisata andalan warga Marelan dengan menyuguhkan panorama hutan mangrove.

Namun sayangnya, wisata alam yang terletak di Jalan Pasar Nippon, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan ini ikut terimbas dengan adanya pencemaran sampah.

Pantauan, Jumat (30/10) tampak kumpulan sampah mengular di sepanjang tepian perairan mangrove. Sampah yang menyangkut di akar-akar mangrove didominasi sampah rumah tangga seperti plastik, gabus, dan sterofoam makanan.

Pengelola Danau Siombak, Erlianto menuturkan bahwa pencemaran di danau ini lantaran sampah-sampah buangan masyarakat terikut lewat perairan.

“Kitakan ada di muara, sampah-sampah dari hulu akan melewati kita. Jadi ketika air surut, sampahnya tinggal. Kalau airnya pasang, sampahnya di tepi, tapi kalau udah surut berserak kemana-mana sampahnya ini,” ungkap Erlianto.

Dalam mengantisipasi ini, Erlianto sempat melakukan pembuangan sampah secara mandiri. Selama beberapa waktu ia menyewa empat petugas kebersihan untuk mengangkut sampah pinggiran dengan biaya Rp 85 ribu per orang.

Artinya Erlianto harus membayar sekitar Rp 340 ribu-Rp 400 ribu per hari untuk pengangkutan sampah. Mengeluarkan biaya yang cukup besar di tengah pandemi, Erlianto hanya mampu melakukan pembersihan selama satu bulan saja.

“Kemarin kita sudah lakukan angkut sampah manual dengan mengupah masyarakat. Namun, kita hanya sebatas satu bulan saja melakukan itu karena kita sudah tidak sanggup lagi. Kemudian situasi Covid gini pendapatan juga menurun, gak kuat pembiayaan kita,” ujarnya.

Masih dilingkupi limbah sampah, Erlianto mengaku sudah kebal telinga menerima keluhan masyarakat terkait kondisi danau yang sudah tercemar.

“Kita sudah kebal telinga lah dari masyarakat terkait masalah sampah. Sudah banyak keluhan tapi bagaimana lagi. Sampah ini lumayan banyak lah. Saya rasa satu pick up mobil ada sekali angkut waktu itu. Dengan biaya yang pas-pasan akhirnya ini kita hentikan,karyawan saja sudah kita ciutkan,” kata Erlianto.

Erlianto sendiri berharap agar ada perhatian dari pemerintah untuk turut bersinergi membersihkan sampah dari ikon wisata Medan Marelan ini.

“Kita berharap ada perhatian dari pemerintah lah dalam pemeliharaan Danau Siombak dari sampah. Kita sendiri gak kuat untuk membersihkan ini dengan keterbatasan pendapatan yang ada,” pungkas Erlianto.***trb/mpc/bs

 

 

 

Berikan Komentar:
Tags: Danau Siombakhutan mangroveMedan Marelan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Pasien Positif Covid-19 Tetap Bisa Nyoblos 9 Desember

Berita Berikutnya

Seorang Pria di Sergai Tewas Tersengat Listrik saat Perbaiki Kabel Listrik Masjid

Related Posts

Metro

Truk Pengangkut Kaca Pecah Ban-Terguling di Jalan Kapten Sumarsono, 1 Orang Luka

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Bertambah Menjadi 372 Orang, Hilang 42

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Lubang Besar di Simpang Jalan Arah RSUP Adam Malik Medan Bahayakan Pengendara

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Polisi Tangkap Pasutri Bandar Narkoba di Medan, Sita 1 Kg Sabu-Pil Happy Five

Rabu, 7 Januari 2026
Metro

Santriwati Diduga Dilecehkan Pimpinan Ponpes

Senin, 5 Januari 2026
Metro

Anak Bunuh ibu di Medan Akibat “Game Online”, Ini Kata Psikolog

Selasa, 30 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Truk Pengangkut Kaca Pecah Ban-Terguling di Jalan Kapten Sumarsono, 1 Orang Luka

Rabu, 7 Januari 2026

Korban Tewas Banjir-Longsor di Sumut Bertambah Menjadi 372 Orang, Hilang 42

Rabu, 7 Januari 2026

Viral Pemuda Bersajam Sandera Lansia di Labusel

Rabu, 7 Januari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana