Sabtu, 25 Juli 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Kondisi Sekolah Rakyat di Medan, Drainase dan Lampu Belum Layak jadi Sorotan

Selasa, 31 Maret 2026
kanal Metro
48
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Kondisi pembangun fasilitas Sekolah Rakyat di Medan jadi sorotan.

Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, turun langsung meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Flamboyan II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.

Di tengah progres pembangunan yang terus berjalan, Zakiyuddin tidak hanya melihat kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung yang dinilai krusial bagi lingkungan pendidikan.

“Hasil peninjauan ada beberapa hal harus diperhatikan, drainase dan penerangan. Dan sudah kami tinjau langsung, supaya bisa dipercepat, karena ini tugas utama kita. Besok PU bersama camat dan lurah langsung turun melihat kondisi drainase,” tegasnya usai peninjauan, Selasa (31/3)

Zakiyuddin didampingi sejumlah pimpinan OPD, di antaranya Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kadis Perkimcikataru Jhon Lase, serta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba.

Turut hadir perwakilan Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sumatera Utara dan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.

Zakiyuddin menyoroti kondisi lingkungan sekitar proyek yang dinilai belum layak, khususnya terkait drainase dan penerangan jalan.

Menurutnya, jalan tanpa drainase yang memadai tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga keselamatan masyarakat dan siswa nantinya.

“Drainase harus segera dibuat. Tidak layak rasanya jalan di Kota Medan tanpa drainase. Begitu juga lampu penerangan harus segera dipasang,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pekerjaan dilakukan secara terpadu, melibatkan berbagai pihak seperti PDAM dan PLN, guna menghindari pembongkaran ulang setelah proyek selesai.

“Kita tidak mau lagi jalan yang sudah diaspal dibongkar lagi hanya untuk pasang pipa atau kabel. Ini buang waktu, biaya, dan hasilnya tidak rapi,” katanya.

Lebih lanjut, Zakiyuddin menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota, instansi terkait, hingga pihak pengembang agar seluruh pekerjaan bisa dilakukan secara bersamaan dan terencana.

“Lebih bagus kita kerjakan bersama. Jadi sekali kerja langsung selesai, tidak bongkar pasang lagi,” ucapnya.

Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat ini dapat menjadi contoh sinergi antara pemerintah pusat hingga daerah dalam merealisasikan program strategis di bidang pendidikan.

Untuk itu, Pemko Medan akan segera menggelar rapat koordinasi lanjutan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai target.

Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Eva, menyebut progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Medan tergolong signifikan dibandingkan daerah lain.

“Secara nasional, Medan termasuk yang tertinggi. Saat ini progresnya sudah mencapai 28 persen,” ujarnya.

Dari total pekerjaan, sebanyak 13 bangunan disebut telah menyelesaikan struktur utama. Dengan sisa waktu sekitar 92 hari menuju target 30 Juni, pihaknya optimistis pengerjaan dapat dikejar.

“Kita optimis, jika semua berjalan sesuai rencana, Sekolah Rakyat ini bisa mulai beroperasi pada 30 Juli 2026,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah pekerjaan rumah, terutama pada aspek lingkungan pendukung.

“Drainase, jalan lingkungan, hingga penerangan harus segera diselesaikan agar memenuhi syarat kelayakan,” ujarnya.

Dengan percepatan dan koordinasi lintas sektor yang terus didorong, pembangunan Sekolah Rakyat di Medan diharapkan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menjadi sarana pendidikan yang layak dan representatif bagi masyarakat.***trb/mpc/bs

 

 

 

Berikan Komentar:
Tags: Sekolah RakyatZakiyuddin Harahap
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Bayern Bantah PDKT ke Mohamed Salah

Berita Berikutnya

Disnaker Sebut Ada 44 Aduan Perusahaan di Sumut Tidak Berikan THR ke Pekerja

Related Posts

Metro

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026
Metro

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
Metro

Yayasan Perguruan KESATRIA mengundang Advokat Bung Raja: Cegah Anak Terjerat Hukum, Ingatkan Orang Tua Waspadai Narkoba, Geng Motor dan Pergaulan Bebas

Senin, 20 Juli 2026
Metro

Terang-terangan Edarkan Narkoba dan Sabu di Jalan, 2 Pria di Medan Ditangkap

Rabu, 8 Juli 2026
Metro

Bareng Teman Kuliah, Pria di Medan Edarkan Vape Narkotika Jaringan Internasional

Senin, 6 Juli 2026
Metro

Ngaku Pria Ganteng dari Singapura, Penipu Kuras Rp 120 M dari Ibu-ibu Medan

Senin, 6 Juli 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

PBB: Sindikat Penipuan Siber Raup hingga Rp 2.054 Triliun dari Warga Asia-Pasifik

Selasa, 21 Juli 2026

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana