Dilaporkan ke Polda Sumut tapi Tidak Ditangkap, Nodiewakgenk Kini Pamer Mobil Baru

Medan(MedanPunya) Junaidi alias Nodiewakgenk diduga bagian dari sindikat perjudian Binomo, yang melibatkan Indra Kesuma alias Indra Kenz dan Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich.

Namun, Nodiewakgenk terbilang beruntung.

Meski sudah dilaporkan ke Polda Sumut dengan bukti lapor STTLP/472/III/2022/SPKT/Polda Sumut, sampai detik ini lelaki yang turut dikenal sebagai YouTuber itu masih bersikap sombong.

Padahal dua pendahulunya Indra Kenz dan Fakarich sudah ditangkap.

Karena tak kunjung ditangkap Polda Sumut, Nodiewakgenk kembali berulah.

Dia pamer mobil baru Honda Brio wrana silver dengan kata-kata yang begitu sombong.

Brio ni bos senggol dong, hahaha,” kata Nodiewakgenk dalam video yang diunggah pada, Jumat (20/5) lalu.

Postingan tersebut pun langsung dibanjiri komentar para netizen.

Netizen pun menyoroti terduga afiliasi Binomo asal Aceh ini, yang belum ditangkap polisi.

“Penjara tidak akan kemana, walau pura – pura biasa,” komentar YT.dymr.

“Lambonya di simpan dulu ya Wak, nanti nampak sama Bareskrim kena angkut,” tulis Akbar.

“Udah mulai lagi ni ulah Wak geng,” sebut Riza Fahmi608.

Diketahui, usai kawannya Indra Kenz dan Fakar Suhartami Pratama serta Doni Salman ditangkap polisi, Nodiewakgenk sempat berpura-pura jatuh miskin.

Ia sempat membagikan, moment dirinya jadi nelayan sedang mencari ikan menggunakan perahu di akun YouTube bernama Nodiewakgenk.

Dalam rekaman video yang dilihat pada Selasa (15/3). Tampak Junaidi sedang diatas perahu memakai peci dan sarung.

Tidak hanya itu, Junaidi juga memakai jam warna merah yang sempat dipamerkannya di Medsos dengan harga miliaran rupiah.

Video tersebut diunggahnya sekira lima hari yang lalu.

“Saya mau tunjukin ikan sini, wakgeng. Ini ku tunjukkan ikan ku dapatkan. Alhamdulillah wakgeng hari ini aku dapat,” katanya dalam video yang diunggah nya, pada Kamis (11/3) lalu.

Dalam video itu, ia juga mengatakan sulitnya mencari uang setelah tidak jadi trader Binomo lagi.

“Ini dari jaring ini, karena aku mau pulang aku kutip ikannya. Bawa pulang ke rumah kita kutip ikannya dulu. Kekgini lah wakgeng namanya cari uang. Ini udang wakgeng insyallah nanti istri pun senang,” tuturnya.

Sebelumnya, Junaidi alias Nodiewakgenk merupakan satu dari sekian banyak sindikat terduga pelaku penipuan berkedok aplikasi Binomo yang kini dilaporkan ke Polda Sumut.

Lelaki yang dikenal warga sebagai sosok yang sombong dan arogan saat bertutur kata ini akhirnya dilaporkan sejumlah korbannya pada Senin (14/3/2022) siang.

Laporan terhadap Nodiewakgenk tertuang dalam bukti STTLP/472/III/2022/SPKT/Polda Sumut.

Nodiewakgenk dilaporkan atas peristiwa pidana UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik pasal 28.***trb/mpc/bs

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version