Minggu, 22 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Edy Rahmayadi: Tragedi Kanjuruhan Peringatan Tuhan gegara Tak Profesional

Selasa, 4 Oktober 2022
kanal Metro
16
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kembali mengomentari soal tragedi kerusuhan yang menewaskan 125 orang di Stadion Kanjuruhan, Malang. Edy mengatakan tragedi itu adalah bentuk teguran dari Tuhan karena tidak profesional.

Hal itu disampaikan Edy saat menghadiri acara wisuda sarjana di kampus Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam. Edy awalnya menyampaikan soal dirinya yang akan mendatangi acara doa bersama sore ini.

“Saya sudah ditunggu ada doa bersama, istighosah, di Pancing,” kata Edy dalam sambutannya, Selasa (4/10).

Edy mengatakan kegiatan doa bersama itu karena adanya tragedi Kanjuruhan. Doa itu ditujukan kepada korban-korban yang meninggal dalam peristiwa itu.

“Karena ada 130 orang yang meninggal akibat sepak bola (data terbaru korban meninggal dunia berjumlah 125 orang),” sebut Edy.

Edy kemudian menyebut peristiwa itu terjadi karena adanya pihak yang tidak profesional. Namun dia tidak menjelaskan siapa yang tidak profesional itu.

“Ini lah kalau tak profesional, akhirnya Tuhan mengingatkan kita,” ucap mantan Ketua Umum PSSI itu.

Edy kemudian menyebut masih bersyukur korban dalam tragedi itu 130 orang. Karena, menurutnya, jika Tuhan berkehendak, semua orang bisa hancur.

“Masih mending 130 orang, kalau Tuhan bilang semua hancur, mati, sak kita pun hancur semua ini,” tutur Edy.

“Jadi kita masih diingatkan oleh Tuhan,” jelasnya.

Seperti diketahui, tragedi kerusuhan di Kanjuruhan menyebabkan 125 orang meninggal dunia. Para korban meninggal terbanyak karena sesak nafas dan terinjak.

Polisi telah menaikkan kasus ini ke tahap penyedikan. Sementara untuk laga di Liga 1 sendiri sudah diminta untuk dihentikan sementara oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: Edy RahmayadiTragedi Kanjuruhan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Dua Penambang Emas di Madina Tewas Tertimbun Longsor Galian

Berita Berikutnya

Kejar Perampok, Mahasiswi UMSU dan Adiknya Tewas Seusai Menabrak Mobil

Related Posts

Metro

Maling Motor Beraksi di Marelan, Pelaku Gunakan Mobil dan Bongkar Gerbang Rumah Korban

Jumat, 20 Februari 2026
Metro

Pencuri Motor Kepsek Ditangkap, Korban Lupa Cabut Kunci saat Ngobrol

Jumat, 20 Februari 2026
Metro

DPRD Kritik Dishub Medan, Minta Seluruh Jukir Diberikan Atribut Lengkap

Jumat, 13 Februari 2026
Metro

Terkait Program Gentengisasi Prabowo, Walkot Medan: Kita Coba Koordinasi

Senin, 9 Februari 2026
Metro

Panah Mata Warga, Residivis Pembakar Motor Polisi di Belawan Ditembak

Senin, 9 Februari 2026
Metro

Tinjau Pembersihan, Wawalkot Medan Soroti Bangunan di Badan Sungai Deli

Kamis, 5 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Alasan Mau Ambil Gaji, 2 Pria Gelapkan Motor Tetangganya di Binjai

Jumat, 20 Februari 2026

Maling Motor Beraksi di Marelan, Pelaku Gunakan Mobil dan Bongkar Gerbang Rumah Korban

Jumat, 20 Februari 2026

Kadis Kesehatan Batubara Ditahan atas Kasus Korupsi Dana BTT

Jumat, 20 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana