Honorer Dishub Kota Medan Nyaris Bunuh Abang Lantaran Rebutan Setoran

Medan(MedanPunya) Abang beradik Zega dan Yoki nyaris saling bacok bacok di depan SMK Negeri 3 Medan, Jalan STM, persisnya di seberang kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Medan, Senin (6/9).

Menurut sumber di lokasi, keduanya ribut lantaran berebut kutipan pedagang yang ada di depan sekolah tersebut.

Seorang pedagang menyebutkan, sang adik yang bekerja di Dinas Perhubungan Kota Medan lebih dulu menguasai kutipan lapak pedagang.

Namun Zega, abangnya, rupanya mengutip biaya lapak yang biasanya dikutip oleh Yoki.

“Biasanya kami bayar sama adiknya. Rupanya abangnya ngutip juga, jadi enggak senang adiknya,” kata pedagang yang berada di lokasi, Senin (6/9).

Dalam keributan yang disaksikan pedagang itu, mereka sempat saling tuding kalau mereka sama-sama memungut kutipan liar.

Zega, menuding adiknya yang bekerja sebagai honorer di Dinas Perhubungan Kota Medan mengutip biaya lapak pedagang sebagai kutipan liar.

Sementara Yoki juga menuding abangnya mengutip secara tak resmi mengatasnamakan juru parkir.

“Kata abangnya adiknya itupun gak resmi, cuma karena kerja di Dishub aja,” ucapnya.

Pedagang lainnya menyebutkan, kutipan yang harus dibayar kepada Yoki sebesar Rp 150 ribu perbulan, setiap pedagang.

Sementara setoran kepada Zega yang memang juru parkir di depan kantor BPN sebesar Rp 2.000 ke setiap pedagang perharinya.

“Kalau sama abangnya perhari Rp 2.000 macam dihitung kita parkir,” ucapnya.

Tampak Zega duduk ditemani istrinya. Sementara Yoki lebih dulu pergi.

Sementara itu parang yang digunakan Yoki untuk membacok abangnya sudah diamankan oleh petugas.

Parang tersebut sempat dihantam ke Zega, namun tak kena.***trb/mpc/bs

 

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version