Kasus Mahasiswa UISU Dianiaya Anak Kasat Narkoba Naik ke Penyidikan

Medan(MedanPunya) Polrestabes Medan telah menaikkan status laporan Mahasiswa UISU, Teuku Shehan Arifa, yang diduga dianiaya Taruna Akmil berinisal MZE ke tahap penyidikan. Namun belum ada penetapan tersangka.

“Untuk perkara ini sudah di tahap penyidikan. Saksi yang sudah diperiksa ada enam orang. Ada tiga orang saksi lagi yang kita periksa untuk kelanjutannya,” kata PS Kasat Reskim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, Selasa (21/3).

Fahtir menjelaskan ada satu orang terduga pelaku yang sejauh ini didapati dari hasil penyelidikan. Tetapi, terduga pelaku itu bukan MZE.

“Kalau nanti ada kaitannya dengan Taruna akan kita koordinasikan dengan POM TNI. Sampai sekarang belum ada yang mengarah ke sana,” sebutnya.

Ada pun sempat dikabarkan bahwa kedua belah pihak ingin melakukan perdamaian. Akan tetapi, Fathir mengaku sejauh ini belum ada pernyataan perdamaian atas perkara tersebut.

“Soal perdamaian itu kita dengar dari media. Tapi untuk sampai surat pernyataan ke kami belum ada,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Shehan menjelaskan peristiwa yang dialaminya terjadi pada Sabtu (18/3) sekitar pukul 23.00 WIB.

Shehan kemudian melapor ke polisi ditandai dengan nomor laporan: STTLP/602/II/2023/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut perkara tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan.

Saat kejadian, Shehan mengaku sedang mengendarai mobil bersama dua teman perempuannya melewati pintu keluar Komplek Tasbi I, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

“Tiba-tiba kami dicegat dua mobil. Lalu, ada dua orang keluar. Saya pun keluar dan menanyakan ada apa. Terus mereka bilang ada yang mau dibicarain,” kata Shehan saat diwawancarai di depan kantor Denpom 1/5 Medan, Selasa (14/3).

“Tak lama saya dipukul oleh dua orang. Salah satunya MZE. Luka yang saya dapati di pelipis mata sampai mendapat empat jahitan. Lebam di beberapa bagian wajah dan bibir saya pecah,” tambahnya.

Kasat Narkoka Polresta Deli Serdang Kompol Zulkarnain mengakui anaknya telah menganiaya Shehan. Penganiayan itu dipicu soal asmara.

Hanya saja Zulkarnain mengatakan yang menganiaya Shehan bukan anaknya yang taruna Akmil, MZE. Namun, adik dari MZE.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version