Kontras Desak POM TNI AU Terbuka soal Prajurit Bunuh Pemilik Warkop

Medan(MedanPunya) Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara (Sumut) mendesak POM TNI AU lebih terbuka soal prajurit Pratu Richal Alunpah yang membunuh Yosua Samosir, pemilik warkop di Medan. Pratu Richal Alunpah merupakan prajurit di Wing III Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) yang bermarkas di Medan.

“Sangat aneh kenapa kasus ini sangat tertutup. Siapa tersangka dan di mana tempat penahanan, apakah penahanan benar-benar dilakukan terhadap tersangka kita tidak tahu” kata Koordinator KontraS Sumut, Rahmat Muhammad, Rabu (9/8).

Rahmat menilai penting transparansi dalam kasus yang menghilangkan nyawa warga sipil tersebut. Apalagi kasus yang melibatkan TNI sedang mendapat banyak sorotan publik.

Transparansi juga diperlukan untuk mencegah adanya upaya-upaya menutupi fakta maupun impunitas kepada pelaku. Hal itu guna menjaga nama baik satuan dan mengembalikan kepercayaan publik kepada TNI.

“Tranparansi terhadap suatu kasus menjadi penting untuk mencegah terjadinya upaya-upaya menutupi fakta dan tidak memberikan perlindungan atau impunitas terhadap pelaku,” ujarnya.

KontraS Sumut mendesak POM TNI AU membuka perkembangan kasus tersebut ke publik. Hal ini demi memastikan POM TNI AU profesional dalam mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kontras Sumut mendesak POM AU harus memastikan adanya profesionalitas dan keterbukaan dalam mengusut kasus tersebut, mulai dari mengumumkan secara terbuka penetapan tersangka dan penahanan tersangka kepada masyarakat sebagai upaya menjamin transparansi dan akuntabilitas proses hukum atas kasus tersebut,” tutupnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version