Maling Motor Beraksi di Marelan, Pelaku Gunakan Mobil dan Bongkar Gerbang Rumah Korban

Medan(MedanPunya) Aksi pencurian sepeda motor kembali meresahkan warga Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan.

Korban ialah bernama Rizal (30) kehilangan satu-satunya kendaraan bermotor yang diparkir di teras rumahnya di Jalan Baut, pada Jumat (13/2) dini hari.

Korban pun dikejutkan dengan pelaku diduga berjumlah dua orang ini menggunakan mobil untuk memantau serta membongkar gerbang rumah korban.

Peristiwa itu terjadi saat Rizal baru kembali ke rumahnya setelah seminggu lebih meninggalkan kediamannya untuk urusan pekerjaan di luar kota.

“Saya pulang, rumah dalam keadaan aman, tapi motor terparkir di teras sudah tidak ada. Saya tanya-tanya tetangga, ternyata pelaku itu sudah keluar-masuk dari pada Kamis (12/2) pukul 18.00 WIB,” ungkap Rizal, Jumat (20/2).

Menurutnya, pelaku tiba di lokasi menggunakan sebuah mobil dan memarkirkan kendaraannya tepat di depan rumah korban.

Kemudian, mereka menyatroni rumahnya dan memulai membongkar gembok gerbang secara perlahan.

“Orang itu bongkar-bongkar gerbang dari pukul 18.00 WIB. Dia pakai mobil, jadi nutupin biar bisa parkir sambil bongkar. Baru pukul 05.00 WIB, subuh dia ambil motornya,” jelas Rizal.

Rizal menduga pelaku berjumlah dua orang. Meski tidak sempat melihat wajah secara jelas, ia mengamati salah satu pelaku memiliki ciri fisik khusus.

“Saya perhatikan detail, kaki sebelah kirinya pincang. Ada kawannya satu orang lagi masuk ke dalam juga, nongol. Jadi total dua orang,” tambahnya.

Rizal mengaku baru tinggal di Marelan dan selama ini lingkungan tempat tinggalnya terbilang aman.

Ia mengungkapkan bahwa gembok gerbang yang berada di luar rumah diduga menjadi sasaran empuk para pelaku.

“Biasanya di sini aman, Bang. Mungkin karena gembok di luar, jadi kelihatan orang untuk di bongkar. Pikirnya mungkin rumah kosong,” ujarnya.

Atas kejadian ini, Rizal mengalami kerugian mencapai Rp. 40 juta. Hingga saat ini, ia mengaku belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian lantaran biaya.

“Belum lapor. Kata kawan, kita harus keluar duit dulu belum tentu dapat hasil. Saya baru sampai rumah ini, jadi masih pusing mikirnya,” keluh Rizal.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan Iptu Dr. Hamzar Nodi saat dikonfirmasi, mengenai laporan korban pencurian, enggan berkomentar.***trb/mpc/bs

 

 

 

Berikan Komentar:
Exit mobile version