Minggu, 19 April 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Nahas Pria di Medan Tewas Dianiaya Perampok saat Ingin Belikan Set Top Box

Rabu, 16 Agustus 2023
kanal Metro
19
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Junaidi (42) warga Jalan Amaliun, Medan, tewas usai dianiaya perampok saat akan menjual televisi bekas miliknya. Televisi bekas itu dijual Junaidi karena ingin membeli Set Top Box agar ibunya dapat menonton televisi.

Poniran, ayah almarhum Junaidi, peristiwa perampokan yang dialami anaknya itu terjadi sekitar 10 hari lalu. Setelah dirampok dan dianiaya, Junaidi dilarikan ke Rumah Sakit Madani hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kata medis, dia alami pendarahan di kepala dan dadanya juga terasa sakit. Sampai akhirnya Senin (14/8) dini hari dia meninggal,” ujar Poniran, Rabu (16/8).

Pria yang sudah berusia 70 tahun ini mengatakan Junaidi awalnya kasihan melihat ibunya yang tak bisa lagi menonton televisi pasca siaran analog dihentikan pemerintah. Sehingga Junaidi berniat menjual televisi bekas yang ada di rumah mereka.

“Dia (Junaidi) ingin menjual televisi bekas di rumah supaya dapat membeli Set Top Box atau alat menangkap sinyal digita. Berangkat lah dia bawa televisi bekas pakai becak motor bapak sekitar pukul 13.00 WIB,” jelasnya.

Menurut dia, ketika itu Junaidi mulai keliling menawarkan televisi itu ke daerah Pasar Sukaramai hingga ke sekitar Pasar Ular. Tiba-tiba ada dua pria yang menawarkan diri untuk menjual televisi Juaidi ke temannya di Jalan Krakatau.

Tawaran itu diterima. Junaidi dan dua pria itu berangkat ke lokasi. Tiba di tempat, rupanya teman kedua pria itu masih kerja. Selanjutnya, tiga orang tersebut pergi ke suatu tempat untuk menunggu calon pembeli televisi bekasnya pulang.

Penantian itu sampai sekitar pukul 22.00 WIB. Akhirnya, Junaidi membawa dua pria itu kembali ke Jalan Krakatau untuk menjual televisi. Tepat di sekitar pekuburan, dua pria itu justru menyerang Junaidi. Tubuhnya dipukuli hingga pingsan di lokasi.

“Junaidi bilang tubuhnya dipukuli dua pria itu sampai pingsan. Lalu, dia sadar sekitar pukul 04.00 WIB. Becak motor dan televisinya sudah tidak ada. Dia bangun juga hanya tinggal pakai celana pendek dengan wajah yang dicoret pakai arang,” ungkapnya.

“Dia sebenarnya minta tolong ke warga di situ. Cuma karena penampilannya begitu, jadi dia dikira orang gila,” tambahnya sembari menangis.

Dengan kondisi terpaksa, Junaidi memilih berjalan kaki hingga sampai ke rumahnya. Dua hari setelah itu Junaidi dilarikan ke rumah sakit.

Kini, Junaidi telah dikebumikan. Poniran mengaku merasa amat terpukul dengan kepergian anaknya itu. Makanya, ia berharap besar agar kepolisian dapat mengungkap siapa yang merampok anaknya.

“Pastinya saya berharap agar perampok itu ditangkap dan dihukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tampubolon mengaku sudah mendapatkan informasi itu. Peristiwa itu pun masih terus mereka dalami.

“Ini masih didalami,” ujarnya.***dtc/mpc/bs

 

Berikan Komentar:
Tags: pembunuhanperampokan
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Menhan Rusia: Senjata Barat Lemah, Ukraina Kewalahan

Berita Berikutnya

Jokowi Hadiri Acara Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Gamki di Medan

Related Posts

Metro

Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks

Rabu, 15 April 2026
Metro

Kajari Karo-Kasi Pidsus Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kejati Sumut: Itu Sanksi

Selasa, 14 April 2026
Metro

Pemprov Sumut Siapkan Teknis WFH Tiap Jumat Bagi ASN

Kamis, 2 April 2026
Metro

Disnaker Sebut Ada 44 Aduan Perusahaan di Sumut Tidak Berikan THR ke Pekerja

Selasa, 31 Maret 2026
Metro

Kondisi Sekolah Rakyat di Medan, Drainase dan Lampu Belum Layak jadi Sorotan

Selasa, 31 Maret 2026
Metro

Dinkes Sumut Temukan 162 Balita Stunting di Medan

Senin, 30 Maret 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Anrizal Ramaputra Laporkan Akun Facebook Sofya Moureen Terkait Dugaan Hoaks

Rabu, 15 April 2026

NATO Tak Mau Bantu AS Blokade Hormuz, Ogah Terseret Konflik

Selasa, 14 April 2026

Kajari Karo-Kasi Pidsus Dicopot Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kejati Sumut: Itu Sanksi

Selasa, 14 April 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana