Kamis, 1 Januari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Nasib Pilu PKL di Depan USU, Dimintai Uang Keamanan namun Tetap Digusur

Senin, 11 Januari 2021
kanal Metro
26
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Trotoar depan Universitas Sumatera Utara (USU) tampak lengang, padahal biasanya pedagang kaki lima (PKL) berjejer sepanjang trotoar hingga menggunakan badan jalan.

Berdasarkan informasi sekitar, ternyata sudah seminggu para PKL di depan USU tergusur dan dilarang berjualan.

“Kalau terhitung Senin ini sudah seminggu lah mereka digusur karena mereka berjualan di bahu jalan, jadi kemarin itu ada penertiban,” ungkap Ricky, Senin (11/1).

Setelah ditelusuri, para PKL depan USU kini berjualan secara berpencar di sepanjang Jalan Dr. Mansyur.

Diantaranya ada Lukman, pedagang tahu walik yang kini berjualan di dekat Raz Hotel. Ia menuturkan selama seminggu ini sempat berpindah tempat lantaran diusir oleh Kepling setempat.

“Ini udah berapa kali pindah. Kemarin di dekat Kolam Renang Selayang kena usir sama Kepling gak boleh jualan di pinggir trotoar. Kemarin ada temen juga yang jualan es campur sama mie ayam kena juga,” ujarnya.

Lanjut Lukman, ia cukup sedih lantaran berjualan di badan trotoar depan USU ini ia sudah membayar uang keamanan kepada pemuda setempat (PS).

“Ya sedihlah, ini udah bayar uang tempat Rp 600 ribu per bulan. Ini belum lagi Minggu kedua udah pindah. Mau uangnya diminta pun gak bisa juga. Yaudalah ini semoga bisa lancar, kalau sekarang belum boleh balik situ,” ujarnya.

Hal yang sama juga dialami Dedi, penjual es campur yang berjualan di depan USU ini kini harus berjualan di Jalan Dr. Mansyur 500 meter dari USU. Ia juga mengeluh lantaran omset menurun drastis.

“Turun lah udah seminggu ini. Kalau di depan USU kan kita bisa buat meja dan kursi untuk pembeli yang makan di tempat. Kalau ini udah posisinya kurang strategis terus juga udah bayar uang tempat malah jadi gini. Semogalah kalaupun memang kita tidak boleh jualan depan situ, bisa dicarikan tempat lain kan,” pungkasnya.***trb/mpc/bs

 

 

Berikan Komentar:
Tags: PKLtergusurtrotoarUSU
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Seorang Ibu di Medan Tega Menjual Putri Kandungnya kepada Pria Hidung Belang

Berita Berikutnya

Lewandowski: Juergen Klopp Adalah “Guru yang Buruk”

Related Posts

Metro

Anak Bunuh ibu di Medan Akibat “Game Online”, Ini Kata Psikolog

Selasa, 30 Desember 2025
Metro

Viral Bantuan dari Relawan Malang Tertahan di Belawan, Ini Kata BPBD Sumut

Senin, 29 Desember 2025
Metro

Kronologi Rombongan TNI AL Tabrak Truk di Tol Medan

Rabu, 24 Desember 2025
Metro

BPBD Update Korban Banjir-Longsor di Sumut: 371 Tewas dan 70 Hilang

Rabu, 24 Desember 2025
Metro

Rombongan TNI AL Tabrakan dengan Truk di Tol Medan Hendak Jenguk Rekan Sakit

Rabu, 24 Desember 2025
Metro

Korban Banjir Longsor di Sumut Terus Bertambah, Terbaru 370 Orang Tewas

Senin, 22 Desember 2025

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Kemenangan Pogba Dikecam: Comeback karena Doping Kok Dikasi Piala

Selasa, 30 Desember 2025

RI Stop Impor Beras Tahun Depan

Selasa, 30 Desember 2025

Anak Bunuh ibu di Medan Akibat “Game Online”, Ini Kata Psikolog

Selasa, 30 Desember 2025
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana