Selasa, 24 Februari 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Ngaku Anggota OKP, Preman Kampung Peras Pengusaha Cat Shop

Senin, 22 Agustus 2022
kanal Metro
15
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Dua orang preman yang malas kerja ngaku sebagai anggota OKP tiga huruf melakukan pemerasan berkedok uang keamanan, terhadap pengusaha cat shop di Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Dalam aksinya, dua preman dari OKP tiga huruf ini memaksa pemilik Sahabat Cat Shop agar memberikan uang kepada mereka.

Namun, pengusaha cat shop bernama Dimas enggan memberikan uang kepada preman dari OKP tiga huruf tersebut.

“Kami ini kan baru buka usaha tanggal 1 Agustus 2022 kemarin. Saat kami baru buka, datang anggota OKP dari PP minta uang keamanan,” kata Dimas, Senin (22/8).

Karena tak ingin ada keributan dan ingin usahanya berjalan lancar, Dimas saat itu memberikan uang sebesar Rp 100 ribu pada anggota PP.

Tak lama kemudian, datang lagi dua orang pemuda ngaku dari IPK.

Dua anggota IPK ini minta uang yang sama, yakni uang keamanan.

“Kemudian saya berikan Rp 100 ribu,” kata Dimas.

Merasa sudah memberi uang keamanan, Dimas pun membuka usahanya seperti biasa.

Namun, pada Minggu (21/8) kemarin, dua anggota IPK datang lagi ke tempat usahanya.

Alasannya, minta uang keamanan agar dibayar dimuka.

Sehingga, pada bulan depan, Dimas tak perlu lagi membayar uang keamanan.

“Belum satu bulan, mereka yang dari IPK datang lagi minta uang. Saat itu mereka malah minta uang Rp 200 ribu,” kata Dimas.

Karena merasa di awal pembukaan usaha sudah memberikan uang, Dimas pun enggan memberi lagi kepada anggota IPK tersebut.

“Ya, tidak saya beri. Cuma dia bicara begini, sama-sama enak aja. Tapi nadanya nge-gas,” kata Dimas.

Ia berharap, aparat kepolisian bisa menindak tegas aksi premanisme semacam ini.

Sebab, sebagai pengusaha kecil, Dimas sendiri masih memutar modal usaha tanpa untung yang besar.***trb/mpc/bs

 

 

Berikan Komentar:
Tags: cat shopOKPpreman
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Polda Sumut Gerebek Judi Apin BK saat Kosong, LBH: Kecolongan Atau Permainan?

Berita Berikutnya

Lantik Wali Kota Siantar dan Tanjung Balai, Edy Rahmayadi Ingatkan Kondisi Inflasi di Sumut

Related Posts

Metro

Car Free Day di Sekitar Lapangan Merdeka Medan Ditiadakan Selama Ramadan

Senin, 23 Februari 2026
Metro

Terekam CCTV, Komplotan Remaja Bersajam Begal Petani di Jalan Jermal Raya

Senin, 23 Februari 2026
Metro

Maling Motor Beraksi di Marelan, Pelaku Gunakan Mobil dan Bongkar Gerbang Rumah Korban

Jumat, 20 Februari 2026
Metro

Pencuri Motor Kepsek Ditangkap, Korban Lupa Cabut Kunci saat Ngobrol

Jumat, 20 Februari 2026
Metro

DPRD Kritik Dishub Medan, Minta Seluruh Jukir Diberikan Atribut Lengkap

Jumat, 13 Februari 2026
Metro

Terkait Program Gentengisasi Prabowo, Walkot Medan: Kita Coba Koordinasi

Senin, 9 Februari 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Car Free Day di Sekitar Lapangan Merdeka Medan Ditiadakan Selama Ramadan

Senin, 23 Februari 2026

Terekam CCTV, Komplotan Remaja Bersajam Begal Petani di Jalan Jermal Raya

Senin, 23 Februari 2026

Diduga Tabrak Lari, Mobil Daihatsu Sigra Dimassa Warga

Senin, 23 Februari 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana