Rabu, 12 Agustus 2026
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
MedanPunya.com
Advertisement
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno
No Result
View All Result
MedanPunya.com
No Result
View All Result
Home Metro

Polisi Belum Mampu Tangkap 10 Pria Bertopeng yang Gilir Bocah 10 Tahun

Kamis, 16 September 2021
kanal Metro
197
dibaca
Share on FacebookShare on WhatsappShare on Whatsapp

Medan(MedanPunya) Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polrestabes Medan sampai detik ini belum mampu menangkap 10 pria bertopeng yang gilir bocah SD berinisial RAP.

Kasus ini pun sudah dua minggu bergulir di tangan penyidik, tapi polisi mengaku tak menemukan petunjuk apa-apa.

Padahal sebelumnya, ada kabar bahwa korban sempat mengenali satu diantara 10 pria bertopeng itu.

“Sudah tujuh orang (yang diperiksa sebagai saksi). Masih belum ada titik terang,” kata Kanit PPA Sat Reskrim Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting, Kamis (16/9).

Madianta mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus ini, meski korban sebelumnya sempat dikabarkan mengenali seorang pelaku.

“Kendala belum ada petunjuk,” katanya.

Diketahui bocah berumur 10 tahun tersebut berinisial RAP yang duduk di kelas 3 SD mengalami nasib tragis.

RAP diculik dan digilir 10 pria bertopeng yang berada tidak jauh dari kediamannya. Aksi keji itu pun terjadi saat RAP mau pergi ke warung. Di tengah jalan, ia diculik sekumpulan pria itu dan memasukkan ke dalam mobil.

Lalu, RAP dibawa ke suatu lokasi dan melancarkan aksi tidak senonoh pada RAP.

Tidak hanya dicabuli, ternyata setelah mendapati tindakan tidak terpuji, RAP langsung taruh lagi ke mobil.

RAP dipukuli, lalu dicampakkan kembali di lokasi serupa dengan tempat ia diculik sebelumnya.

Selain dicabuli dan dipukuli, ia rupanya turut diancam akan kehilangan nyawanya bila melawan saat dicabuli.

Ancaman itu pun tidak hanya lewat kata-kata melainkan menghunuskan pisau kepada RAP.

Secara terpaksa, RAP pasrah atas kondisi yang teramat pilu bercampur mengerikan dirasanya.

Kini ibunya yang tidak terima dengan musibah yang diterima RAP, akhirnya membuat laporan ke Polrestabes Medan agar pelaku segera ditangkap.***trb/mpc/bs

 

 

 

 

 

Berikan Komentar:
Tags: BocahPolrestabes Medanpria bertopeng
ShareSendTweet
Berita Sebelumnya

Perkosa Anak Tetangga, Remaja di Taput Ditangkap Polisi

Berita Berikutnya

Pemimpin ISIS di Afrika yang Dibunuh Perancis Kepalanya Dihargai Rp 71,2 M

Related Posts

Metro

Advokad Bung Raja: Cara Mencegah Anak Terjerat Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026
Metro

AS Mau Tutup Konsulat di Medan, Dianggap Tak Efisien

Selasa, 4 Agustus 2026
Metro

Evakuasi 2 Korban Tertimbun Reruntuhan Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 400 Personel Tim SAR Dikerahkan

Selasa, 21 Juli 2026
Metro

Hasil Pemeriksaan PGN, Tak Ditemukan Gas Metana di Likasi Meledaknya Rumah Polonia Medan

Selasa, 21 Juli 2026
Metro

Yayasan Perguruan KESATRIA mengundang Advokat Bung Raja: Cegah Anak Terjerat Hukum, Ingatkan Orang Tua Waspadai Narkoba, Geng Motor dan Pergaulan Bebas

Senin, 20 Juli 2026
Metro

Terang-terangan Edarkan Narkoba dan Sabu di Jalan, 2 Pria di Medan Ditangkap

Rabu, 8 Juli 2026

Dikelola Oleh :

PT. WASPADA BAHANA ERIASAFA

Alamat Redaksi :
Jl. Garu 3 No. 33 Kel. Harjosari-I
Kecamatan Medan Amplas 20147
Telp : 061-785 0458
Email : medanpunyanews@gmail.com

TERBARU

Advokad Bung Raja: Cara Mencegah Anak Terjerat Hukum

Rabu, 5 Agustus 2026

AS Mau Tutup Konsulat di Medan, Dianggap Tak Efisien

Selasa, 4 Agustus 2026

BI Ungkap Modal Asing Masuk Rp 195 Triliun setelah Suku Bunga Naik

Jumat, 31 Juli 2026
  • Pedoman Media Cyber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Sitemap

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana

No Result
View All Result
  • Home
  • Metro
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Daerah
  • Dunia
  • Olahraga
  • Seleb
  • Tekno

Copyright © 2020 medanpunya.com All Right Reserved | Dari Medan Kemana-mana