Medan(MedanPunya) Heboh, pemilik Pondok Pesantren (ponpes) berinisial MAM diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumu). Kasus ini viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Sunggal. Warga dan keluarga korban sempat menggeruduk lokasi pada Minggu (4/1) malam.
Menurut keterangan warga sekitar, Lisha, pemilik pondok pesantren diduga telah melakukan tindakan asusila berupa pelecehan seksual terhadap santriwati tersebut.
“Iya, pemilik pondok pesantren mencium bahkan memeluk santrinya,” ungkap Lisha, Senin (5/1).
Warga yang geram atas perbuatan tersebut nyaris melakukan aksi main hakim sendiri. Namun, situasi berhasil diredam oleh kepala dusun setempat.
“Emosi keluarga korban hampir berujung pemukulan, untung ada Pak Kadus yang mencoba melerai,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dusun (Kadus) 4 Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Mahmud Sobri, membenarkan peristiwa dugaan pelecehan seksual tersebut.
“Informasi dari keluarga korban, santri tersebut katanya dilecehkan,” ujarnya, Senin (5/1).
Mahmud mengatakan, saat ini pemilik pesantren berinisial MAM telah dibawa ke Polrestabes Medan untuk penanganan lebih lanjut.
“Sudah melapor atau belum saya kurang tahu, tetapi MAM sudah dibawa ke Polrestabes Medan tadi malam. Kami juga mengawal agar tidak diamuk massa,” tutupnya.
Sementara Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Medan Iptu Dearma Agustina membenarkan peristiwa tersebut.
“(Benar) Memang ada (peristiwa diduga pelecehan di pesantren),” ucapnya.***dtc/mpc/bs
